Banyak Buaya Mengapung Gara-gara Ulah Oknum Pencari Ikan, BKSDA Agam Bersikap

Buaya muara sepanjang 3 meter dievakuasi warga bersama petugasa BKSDA Sultra.(foto/zonasultra)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

AGAM, SURYAKEPRI.COM – Aktivitas menangkap ikan dan udang dengan meracuni sungai kerap terjadi di wilayah Jorong, Kabupaten Agam, Sumbar. Itu berakibat menyempitnya habitat buaya.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam, Ade Putra, meminta masyarakat lebih hati-hati dan tidak melakukan aktivitas yang mengganggu habitat buaya.

Imbauan itu menyusul kejadian warga yang diserang buaya di Jorong Muaro Putuih, Nagari Tiku V Jorong.

Baca: RAMALAN ZODIAK CINTA HARI INI, 16 Februari 2021, Hubungan Gemini dengan Pasangan Makin Harmonis

Baca: Diduga Diserang Buaya, Pencari Rumput di Agam Terluka di Kaki dan Tangan

Baca: Seorang Tahanan Ditemukan Telanjang Bersembunyi di Pohon di Atas Rawa Penuh Buaya

Menurut Ade, serangan buaya karena ada oknum warga yang meracuni sungai. Akibatnya, habitat buaya semakin sempit.

“Kami telah melakukan identifikasi lapangan dan pengumpulan keterangan, diketahui bahwa ada oknum warga yang mengusik habitat buaya. Kami minta warga agar membatasi aktivitas yang membuat habitat buaya semakin sempit,” kata Ade, Senin (15/2).

Ade menjelaskan sebelum adanya peristiwa penyerangan buaya terhadap warga di Nagari Tiku V Jorong, ada laporan bahwa ada aktivitas meracuni sungai.

Hal itu dilakukan oleh oknum yang berasal dari luar wilayah tersebut. Tujuannya untuk mendapatkan ikan dan udang di lokasi kejadian.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.