Kematian Warga Tertimpa Pohon, DPRD Batam Soroti Sikap Dinas Perkimtan Pemko Batam

Wakil Ketua Komisi I DPRD Batam, Harmidi Umar Husein
Wakil Ketua Komisi I DPRD Batam, Harmidi Umar Husein
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Tewasnya Ucap Martina Hulu (29), warga Kampung Nanas, Batam Center, Batam, Kepulauan Riau menyisakan babak baru mengenai penyebab kematian korban yang diketahui tertimpa pohon, saat melintas di jalan Ahmad Yani, tepatnya di sekitar jalan menuju Panbil Mall Batam.

Adapun hal ini menjadi konsen dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilaksanakan di Komisi I DPRD Batam, dan dihadiri oleh perwakilan Dinas Perumahan Rakyat, Pemukiman, dan Pertamanan (Perkimtan) Batam, Satlantas Polresta Barelang, serta pihak keluarga korban.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Batam, Harmidi Umar Husein menyampaikan adanya konsentrasi dalam RDP ini sendiri, fokus terhadap pemeliharaan pohon di ruang terbuka hijau, yang ada di Kota Batam.

.Baca : Ketua DPRD Batam Pertanyakan Sikap OJK RI Terkait Investasi Minna Padi

.Baca : Waka III DPRD Batam, Target Awal Pembahasan Persiapan Sekolah Tatap Muka

“Bahkan dalam hasil penyelidikan Kepolisian, adanya penyebab kematian korban memang dikarenakan adanya pohon tumbang pada Januari lalu,” paparnya, Jumat (19/2/2021).

Selain itu menurutnya, kasus serupa sudah dua kali terjadi dalam empat tahun terakhir.

“Penanaman dan pemeliharaan pohon kan berada dalam tanggung jawab Dinas Perkintan. Hasil pemeriksaan Satlantas Polresta Barelang juga menyatakan kesalahan ada di kelalaian Perkimtan yang akhirnya menyebabkan pohon itu tumbang dan memakan korban jiwa,” kata dia.

Harmidi juga menyayangkan absennya Kepala Dinas Perkimtan, Eryudhi Apriadi dalam RDP pagi itu.

Sehingga ia menilai, tidak ada pertanggungjawaban dari pihak Dinas Perkimtan Batam atas kejadian tersebut.

“Sejak kejadian itu juga pihak Dinas Perkintam tidak pernah menjumpai atau sekadar basa-basi menjumpai pihak keluarga korban,” katanya.

Harmidi mengatakan, RDP dalam kasus yang sama akan kembali digelar pada Senin, 22 Febuari 2021 mendatang.(*)

Penulis : Fernando/Editor : Sudianto Pane

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.