DPRD Karimun Kecam PHK Sepihak 14 Pekerja PT MOS, Novi: Kita Keroyok di Lintas Komisi Nanti

Ketua Komisi 2 DPRD Karimun Nyimas Novi Ujiani mendengarkan keterangan Salehadi, pendamping 14 pekerja PT MOS yang di-PHK sepihak, Sabtu (20/2/2021). Foto Suryakepri.com/IST
Ketua Komisi 2 DPRD Karimun Nyimas Novi Ujiani mendengarkan keterangan Salehadi, pendamping 14 pekerja PT MOS yang di-PHK sepihak, Sabtu (20/2/2021). Foto Suryakepri.com/IST
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

KARIMUN, SURYAKEPRI.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) ikut angkat bicara terkait kabar pemutusan hubungan kerja sepihak 14 karyawan PT Multi Ocean Shipyard, perusahaan galangan kapal di Parit Lapis, Kecamatan Meral, Karimun.

Ketua Komisi 2 DPRD Karimun Bidang Ekonomi dan Keuangan, Nyimas Novi Ujiani menyebut PHK yang dilakukan PT MOS itu dinilai sangat melukai hati masyarakat termasuk dirinya sebagai wakil rakyat.

Untuk itu, Novi minta Pemkab Karimun melalui Dinas Tenaga Kerja dan Industri serta Bidang Pengawasan Disnakertrans Kepri untuk mengambil tindakan.

.Baca : Begini Penampakan Danau Taman Hijau Karimun Pasca Dibersihkan Tim Gabungan

.Baca : Pihak Bandara RHA Karimun Pekerjakan 30 Warga Sekitar Bersihkan Area Bandara

“Ini bukan satu kali atau dua kali lagi aduan PHK di PT MOS, sudah tidak terhitung. Pemerintah harus hadir dan serius menanganinya. Jangan makan gaji buta saja tapi tidak pernah ada tindakan tegas,” kata Novi, Senin (22/2/2021).

Novi berjanji permasalahan PHK sepihak 14 karyawan PT MOS tersebut akan dikawal DPRD Karimun khususnya Komisi 2 yang ia pimpin.

DPRD Kabupaten Karimun akan mengawal kasus ini, kebijakan yang dilakukan perusahaan tersebut sangat merugikan masyarakat, jangan cuma mau ambil untung dari hasil memeras keringat rakyat kami,” ucapnya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.