DPRD Karimun Kecam PHK Sepihak 14 Pekerja PT MOS, Novi: Kita Keroyok di Lintas Komisi Nanti

Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Bahkan politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu akan mengupayakan permasalahan tersebut dibahas secara keroyokan lintas komisi DPRD Karimun.

“Akan kita keroyok di DPRD nanti melalui lintas komisi, kalau perlu kita tembuskan ke pemerintah pusat agar ada efek jera. Jangan semena-mena begitu menindas rakyat,” katanya dengan mimik wajah serius.

Novi menyebut, adanya permasalahan PHK sepihak 14 karyawan PT MOS itu ia dengar langsung saat reses di kawasan Jelutung, Kelurahan Darussalam, Kecamatan Meral Barat belum lama ini.

.Baca : Sidang Pembuktian Perselisihan Hasil Pilkada Karimun Digelar MK Mulai 2 Maret

.Baca : Dirut Lama Pilih Tak Daftar Lagi, Tiga BUMD Karimun Bakal Dipimpin Orang Baru

Disnaker Harus Serius Tangani Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 14 orang pekerjanya, tanpa alasan yang jelas dan terkesan secara sepihak. Pemutusan kerja itu juga dilakukan tanpa membayar sisa kontrak kepada semua yang telah diberhentikan.

Kondisi itu ditemukan saat masa reses Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karimun, Nyimas Novi Ujiani, di kawasan Jelutung Kelurahan Darussalam Kecamatan Meral Barat.

Ia bertekad temuan reses itu ari hasil akan dibawanya dalam rapat laporan hasil reses DPRD Karimun dalam waktu dekat.

“Kita juga akan disampaikan langsung ke Komisi I DPRD Kabupaten Karimun, selaku komisi yang membidangi soal tenaga kerja,” ujarnya.

Sementara kepada PT MOS, Novi minta agar memberikan hak-hak para pekerja yang di PHK tersebut.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.