Ini yang Terjadi pada Orang yang Jadikan Medsos sebagai Sumber Berita

Penulis: Eddy Mesakh / Times of Israel

Ilustrasi medsos.
Ilustrasi medsos.
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Orang yang mengandalkan media sosial (medsos) sebagai sumber berita utama mereka lebih cenderung mempercayai hoaxcerita palsu atau tidak terbukti tentang topik penting seperti politik dan COVID-19, sebuah survei menunjukkan.

Laporan Pew Research Center menemukan bahwa orang-orang yang menggunakan platform sosial untuk berita kurang mendapat informasi tentang topik urusan publik utama dan lebih rentan untuk mempercayai rumor dan tipuan.

Laporan tersebut hadir dengan platform media sosial menjadi sumber berita yang berkembang di tengah perjuangan oleh media tradisional di era digital.

Laporan Pew menemukan sekitar 18 persen responden dalam survei mendapatkan sebagian besar berita politik dan pemilu mereka melalui media sosial.

BACA JUGA:

Tetapi orang-orang itu cenderung tidak menjawab pertanyaan berdasarkan fakta dengan benar tentang politik dan peristiwa terkini daripada mereka yang mengandalkan aplikasi cetak, siaran atau berita.

Konsumen berita media sosial lebih sadar akan berita palsu atau tidak terbukti spesifik tentang virus corona dan mengatakan mereka telah melihat lebih banyak informasi yang salah tentang pandemi seperti klaim bahwa Vitamin C dapat mencegah infeksi, survei menemukan.

Pada berita politik, pengguna media sosial kurang mendapat informasi tentang fakta-fakta seperti fungsi pemungutan suara Electoral College negara bagian, yang pada akhirnya memutuskan siapa yang memenangkan Gedung Putih, atau tingkat pengangguran.

Laporan tersebut berasal dari serangkaian wawancara dengan sekitar 9.000 orang dewasa AS dari November 2019 hingga Desember 2020.(*)

Hoax, Percaya Hoax, Sumber Informasi, Medsos, Berita Hoax, Misinformasi, Surya Kepri, Survey Pew Research Center, Berita Bohong

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.