Pemerintah Ganti IMB Jadi PBG, Wajib Mencantumkan Fungsi Bangunan

Foto Ilustrasi
Foto Ilustrasi
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Pemerintah menghapus aturan Izin Mendirikan Bangunan(IMB) dan menggantinya dengan ketentuan baru yakni Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dengan kewajiban mencantumkan fungsi bangunan.

Ini tertuang dalam salah satu aturan pelaksana Undang-Undang (UU) Cipta Kerja, yakni Peraturan Pemerintah (PP) nomor 16 tahun 2021 tentang Bangunan Gedung.

Sebelumnya, aturan terkait IMB tertuang dalam UU nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung dan aturan pelaksananya yakni PP nomor 36 tahun 2005.

.Baca : Harga Saham Gabungan Merangkak Tipis, Asing Sempat Aksi Beli Rp43,33 Miliar

.Baca : Central Raya Group Hadirkan The Icon Central dan Konsep Smart Clustered System Pertama di Indonesia

“PBG adalah perizinan yang diberikan kepada pemilik bangunan gedung untuk membangun baru, mengubah, memperluas, mengurangi, dan/atau merawat bangunan gedung sesuai dengan standar teknis bangunan gedung,” demikian bunyi Pasal 1 PP 16/2021, dikutip CNNIndonesia.com, Sabtu (27/2).

PBG sendiri wajib mencantumkan fungsi bangunan yang meliputi meliputi fungsi hunian, fungsi keagamaan, fungsi usaha, fungsi sosial dan budaya dan fungsi khusus.

Pasal 5 ayat (5) PP tersebut menjelaskan, fungsi khusus yang dimaksud mempunyai fungsi dan kriteria khusus yang ditetapkan oleh menteri, serta memperbolehkan adanya bangunan dengan fungsi campuran atau memiliki lebih dari satu fungsi.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.