Target PAD Labuh Jangkar 200 Miliar, Pemprov Kepri Lakukan Peningkatan Pelayanan

Penulis: Fernando/ Editor: Yeni

Penandatanganan penarikan biaya jasa labuh kapal, yang ditandatangani langsung oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad di PT. BIAS Delta Pratama, Galang, Rabu (3/3/2021).
Penandatanganan penarikan biaya jasa labuh kapal, yang ditandatangani langsung oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad di PT. BIAS Delta Pratama, Galang, Rabu (3/3/2021).
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad mengakui bahwa saat ini target Pendapatan Asli Daerah (PAD), dari area labuh jangkar di perairan Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau harus mencapai Rp 200 Miliar dalam setahun.

Selain pemungutan biaya labuh jangkar, Ansar juga mengaku bahwa kedepan pihaknya akan melakukan peningkatan pelayanan, baik dari sisi service sebagai pengelola, hingga kepastian hukum yang selaras antara Pemerintah Pusat dan Daerah.

“Hal ini diperlukan sebagai penguatan dalam bersaing, dan juga kompetitif. Maka kontrol dari awal akan mulai diberlakukan,” tegasnya, Rabu (3/3/2021) setelah meresmikan pungutan biaya labuh jangkar di perairan Galang, bertempat di kantor PT. BIAS Delta Pratama.

BACA JUGA: 

Dengan target sebesar Rp 200 Miliar tersebut, Ansar menuturkan bahwa biaya labuh jangkar seharusnya dapat menyumbang sebesar 20 persen dari total target PAD Kepri di tahun 2021 yakni sebesar Rp 1,2 Triliun.

Selama ini, Ansar juga mengakui bahwa total PAD untuk wilayah Kepulauan Riau, mendapat bantuan dari pemerintah pusat baik dari dana alokasi khusus, dana perimbangan, dan sebagainya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.