Seorang Wanita di Thailand Tak Sengaja Menemukan Muntahan Paus

Editor: Yeni

Siriporn Niamrin (kanan) berfoto dengan muntahan paus atau ambergris yang ditemukannya di pantai Nakhon Si Thammarat, Thailand. Sumber: Kompas.com
Siriporn Niamrin (kanan) berfoto dengan muntahan paus atau ambergris yang ditemukannya di pantai Nakhon Si Thammarat, Thailand. Sumber: Kompas.com
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Siriporn Niamrin perempuan asal Thailand, secara tidak sengaja menemukan sebuah ‘gumpalan berharga’ beberapa waktu lalu. Siriporn diketahui sempat melihat gumpalan aneh setelah hujan badai melanda pantai Nakhon Si Thammarat, Thailand selatan.

Menemukan gumpalan itu, Siripon kemudian berinisiatif untuk membawanya ke rumahnya. Dengan harapan gumpalan itu dapat membawa keberuntungan untuknya.

Dia lalu memberitahu tetangganya, dan terkejut bukan kepalang saat mengetahui ternyata benda itu kemungkinan muntahan paus yang dikenal sebagai ambergris. Ambergris ini diketahui bahan baku mahal yang digunakan dalam parfum seperti Chanel No5.

Gumpalan berbentuk oval itu memiliki berat 7kg, lebar sekitar 12 inci dan panjang 24 inci. Saat dicoba dibakar, salah satu bagiannya meleleh, tetapi saat suhu kembali turun, benda itu akan kembali mengeras. Berdasarkan harga jual sebelumnya, bobot tersebut akan memberi ambergris perkiraan nilai sekitar £186.500 atau setara dengan Rp 3,7 miliar.

Siriporn pun saat ini menunggu para ahli mengunjungi rumahnya untuk memastikan bahwa benjolan itu sebenarnya ambergris.

BACA JUGA: 

“Jika saya benar-benar ini ambergris asli, saya dapat membantu komunitas saya setelah saya menemukan pembeli untuk ambergris tersebut. Saya merasa beruntung telah menemukan barang sebesar itu. Saya berharap ini akan memberi saya uang,” kata dia seperti dikutip dari laman The Sun.

Ambergris telah disebut sebagai ‘harta karun laut’ dan ’emas mengambang’. Nilainya terletak pada perannya dalam industri wewangian karena parfum kelas atas dari merek kenamaan seperti Chanel dan Lanvin. Dua perusahaan itu menggunakan Ambergris untuk memperbaiki aroma pada kulit manusia, National Geographic menjelaskan.

Zat ini diproduksi oleh paus sperma, ketika saluran empedu di saluran pencernaan membuat sekresi untuk memudahkan lewatnya benda besar atau tajam.

Ikan paus mereka memuntahkan lendir yang membeku dan mengapung di permukaan laut. Sebuah benjolan 200lb dijual beberapa tahun yang lalu dengan harga 1 juta poundsterling. (*)

Sumber: yahoo.com

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.