Kejati Kepri Sita Rp 7,5 Miliar dari Saksi Perkara Korupsi Bauksit, Kajati: Kami Kejar Aliran Uangnya Ke Mana

Penulis : Muhammad Bunga Ashab/ Editor: Yeni

Kajati Kepri Hari Setiyono (tengah) didampangi Asintel Agustian Sunarya, Aspidsus Wagiyo, Kasipenkum Jendra Firdaus, penyidik dan Kepala Cabang BRI Tanjungpinang saat merilis penyitaan uang dari Rp7,5 miliar lebih di Kantor Cabang BRI Tanjungpinang (Suryakepri.com/Muhammad Bunga Ashab)
Kajati Kepri Hari Setiyono (tengah) didampangi Asintel Agustian Sunarya, Aspidsus Wagiyo, Kasipenkum Jendra Firdaus, penyidik dan Kepala Cabang BRI Tanjungpinang saat merilis penyitaan uang dari Rp7,5 miliar lebih di Kantor Cabang BRI Tanjungpinang (Suryakepri.com/Muhammad Bunga Ashab)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

TANJUNGPINANG, SURYAKEPRI.COM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau (Kepri) menyita uang sebesar Rp 7.590.778.904 dalam perkara tindak pidana korupsi Izin Usaha Pertambangan-Operasi Produksi (IUP-OP) dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Bauksit tahun 2018/2019 di Kabupaten Bintan.

Uang tersebut disita dari saksi Ferdy Yohannes salah seorang saksi dalam perkara itu. Ferdy Yohannes merupakan pengusaha bauksit di Kepri terbukti menerima aliran uang dugaan kerugian negara dalam perkara tersebut.

Hal terungkap saat dirilis Kepala Kejati Kepri Hari Setiyono didampangi Asintel Kejati Kepri Agustian Sunarya, Aspidsus Kejati Kepri Wagiyo, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Kepri Jendra Firdaus dan Kepala Cabang BRI Tanjungpinang.

BACA JUGA: 

Hari menuturkan, penyidik melaksanakan penetapan hakim pada Pengadilan Negeri Tipikor Tanjungpinang terkait uang yang diserahkan saksi lewat rekening RPL Kejaksaan. Saat ini status uang itu telah ditetapkan sebagai barang bukti dan uangnya telah disetor ke BRI.

“Dalam fakta persidangannya terungkap bahwa Ferdy Yohannes menerima aliran dana itu (dugaan kerugian negara),” kata Hari Setiyono di Kantor Cabang BRI Tanjungpinang.

Selanjutnya, kata Kejati Kepri, uang yang disita itu akan dijadikan sebagai barang bukti pengembangan kasusnya.

“Maka penyidik meminta persetujuan Ketua PN Tipikor untuk disita, kemudian uang ini akan digunakan dalam pengembangan kasusnya,” katanya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.