Wednesday, February 28, 2024
HomeBatamDampak dari KPPAD Kepri Dimisioner, Pengawasan Anak Terbengkalai

Dampak dari KPPAD Kepri Dimisioner, Pengawasan Anak Terbengkalai

spot_img

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Perkumpulan Komisioner Perlindungan Anak Indonesia Daerah (PKPAID), mendesak pasangan Gubernur-Wakil Gubernur Kepri mengeluarkan SK perpanjangan komioner KPPAD Kepri sampai terbentuknya komisioner KPPAD yang baru.

“Hampir semua stakeholder Kepri menginginkan KPPAD Kepri melakukan tugas pengawasan dan perlindungan anak di Provinsi Kepri,” kata Ery Syahrial, Ketua PKPAID, Kamis (18/3/2021).

Syahrial mengatakan, Kantor KPPAD Kepri saat ini tutup dan tidak menerima pengaduan masyarakat, sehingga tidak bisa memberikan pengawasan dan perlindungan kepada anak.

.Baca : Sepanjang Tahun 2020, Perceraian Meningkat di Kota Batam, KPPAD Kepri Mencatat Peningkatan Kasus Hak Asuh Anak

.Baca : KPPAD Kepri Tutup, Romo Paschal Minta Gubernur Tangani Perlindungan Anak

“Sejak awal Februari 2021 lalu, KPPAD Kepri mengalami demisioner,” ujarnya.

Lanjut Syahrial, sampai saat ini belum ada perpanjangan masa jabatan komisionernya, dan belum ada proses seleksi.

“Sebelumnya Presiden Jokowi juga mengeluarkan Peraturan Presiden No 1 Tahun 2017, tentang Pemberatan Hukuman kepada Pelaku Kejahatan Seksual pada Anak yang kemudian menjadi diundangkan sehingga menjadi perubahan kedua UU No 23 Tahun 2002 tentang Pelindungan Anak,” ungkap Syahrial.(*)

Penulis: Romi Kurniawan/Editor : Sudianto Pane

BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img

POPULER