Serangan di Mabes Polri: Ustad Sofyan Tsauri Membedah Akal si Pelaku dari Tulisannya

Surat Wasiat Zakiah Aini yang ditembak mati setelah berusaha menyerang Mabes Polri, Rabu (31/3/2021).
Surat Wasiat Zakiah Aini yang ditembak mati setelah berusaha menyerang Mabes Polri, Rabu (31/3/2021).
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Terkait serangan di Mabes Polri, Ustad Sofyan Tsauri, mantan teroris yang sudah bertobat, membuat tulisan berjudul “Membedah Akal Si Pelaku dari Tulisannya”.

Dia membuat analisis berdasar tulisan Surat Wasiat Zakiah Aini yang ditembak mati setelah berusaha menyerang Mabes Polri, Rabu (31/3/2021).

Mantan anggota Polri itu memosting tulisannya di facebook pada Kamis (1/4/2021).

Berikut analisis Ustad Sofyan Tsauri (Redaksi hanya merapikan):

Tulisannya kurang rapi menandakan ketidakstabilan emosinya atau Zakiah terburu-buru? Tetapi gak tuh, dia nulis konsisten dari awal memang begitu. Kelahiran 1995 seharusnya sudah cukup waktu untuk menikah (26 tahun). Info terakhir malah belum menikah.

BACA JUGA:

Di paragraf kedua, Zakiah menggambar sebuah bangunan, pondasinya tauhid dan puncaknya adalah jihad, menandakan bahwa doktrin Jihadnya cukup kuat merasuk dada, dia bercita-cita memberikan syafaat keluarganya jika Syahid di jalan Allah SWT. Artinya dia mencintai keluarganya.

Nah paragraf ketiga, di sini point pentingnya.

Zakiah berpesan agar menjauhi pemilu, karena pemilu akan melahirkan kesyirikan dan UU buatan manusia. Inilah ciri khas salafi Jihadi Takfiri-nya. Di sini indoktrinasi dan brainwashing telah mengubah cara berfikir Zakiah, dia amat membenci keadaan zaman dan sekitarnya.

Zakiah mengkhawatirkan keluarganya murtad tanpa sadar, mengingatkan buku yang muncul pada tahun 2008 yang berjudul KAFIR TANPA SADAR, yaitu terjemahan kitab sekunder Wahabi yang berjudul asli AL-JAMI’ FIE THOLABIL ILMIS SYARIEF di bab Iman dan Kufr.

Aksi bom Makassar telah menginspirasi dia untuk beramal, betapa indahnya beramal dengan orang yang dicintainya, bahwa status gender tidak mnghalangi dia berpartisipasi Amaliat jihad kali ini, seakan Zakiah ingin memprovokasi kaum Adam untuk melakukan hal yang sama dengan dirinya, malu sama akhwat, begitu dalam hatinya.

Pada bagian akhir tulisannya, Ustad Sofyan Tsauri menulis: “Yang belum pernah jadi teroris, tentu sulit menyelami akal pikirannya, inilah fakta.”

Kapolri: Zakiah Aini Beraksi Sendiri atau Lone Wolf

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.