Miris, Anak Gizi Buruk di Karimun Capai 1.242 Kasus Pada Tahun 2020

Penulis: Rachta Yahya/ Editor: Yeni

Suasana Rembuk Stunting yang digelar Dinas Kesehatan Karimun di Hotel Aston, Kamis (1/4/2021). Foto Suryakepri.com/IST
Suasana Rembuk Stunting yang digelar Dinas Kesehatan Karimun di Hotel Aston, Kamis (1/4/2021). Foto Suryakepri.com/IST
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

KARIMUN, SURYAKEPRI.COM – Kasus anak gizi buruk di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) rupanya bukan sekedar cerita atau isapan jempol belaka.

Sebaliknya jumlahnya cukup mengejutkan. Pada tahun 2020 lalu saja misalnya, Dinkes Karimun mencatat sebanyak 1.242 kasus anak gizi buruk atau stunting di Kabupaten Karimun.

Angka stunting tertinggi berada di Kecamatan Moro.

Hal tersebut diketahui saat Dinkes Karimun menggelar acara seminar Rembuk Stunting di Hotel Aston Karimun, Kamis (1/4/2021).

“Pada tahun 2020 kasus stunting di Kabupaten Karimun sebanyak 1.241 kasus, terbanyak di Kecamatan Moro,” ujar Kadinkes Karimun, Rachmadi.

BACA JUGA: 

Meski begitu, Rachmadi menyebut angka tersebut masih berada di bawah nasional.

“Tapi masih di bawah angka nasional dengan persentase kurang lebih 8 persen yang tersebar di 12 kecamatan,” katanya.

Rachmadi menjelaskan, ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya stunting.

Diantaranya pengasuhan yang kurang baik, terbatasnya pelayanan kesehatan, kurangnya akses makanan bergizi dan kurangnya akses air bersih dan sanitasi.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.