DPRD Karimun Dibuat Kaget Lihat Peta Kelurahan Gading Sari Kundur dari BPN: Hijau Semua

ADVERTORIAL

Pansus Kawasan Hutan Lindung dan Konsesi Tambang DPRD Karimun saat kunker ke Kantor BPN Karimun, Selasa (30/3/2021) lalu. Foto Suryakepri.com/IST
Pansus Kawasan Hutan Lindung dan Konsesi Tambang DPRD Karimun saat kunker ke Kantor BPN Karimun, Selasa (30/3/2021) lalu. Foto Suryakepri.com/IST
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

KARIMUN, SURYAKEPRI.COM – Panitia Khusus Kawasan Hutan Lindung dan Konsesi Tambang DPRD Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) terus bergerak mengurai persoalan kawasan pemukiman warga masuk kawasan hutan lindung versi pemerintah pusat.

Kali ini Pansus DPRD Karimun menyambangi Kantor Badan Pertanahan Nasional Cabang Karimun.

Anggota Pansus yang hadir yakni Nyimas Novi Ujiani (Ketua), Sulfanow Putra (Wakil Ketua), Hasanuddin, Wiyono, Balia dan Anwar Hasan sebagai anggota dibuat kaget.

Mereka kaget saat diperlihatkan BPN Karimun peta Kelurahan Gading Sari Kecamatan Kundur.

Semua wilayah tampak hijau, artinya kawasan hutan lindung.

.Baca : Pansus Hutan Lindung dan Konsesi Tambang Karimun Resmi Dibentuk, Ini Agenda Kerjanya

.Baca : DPRD Karimun Segera Bentuk Pansus Penyelesaian Lahan Warga Masuk Kawasan Hutan Lindung

Itu tentu saja bertolak belakang dengan kondisi wilayah tersebut sudah berdiri permukiman penduduk.

Lebih kagetnya lagi, Pansus juga mendapati satu titik putih dalam peta yang disebut pihak BPN Karimun sudah dibebaskan oleh pemerintah untuk menjadi hak milik melalui program Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) BPN.

Ketua Pansus, Nyimas Novi Ujiani mengaku heran, rupanya perubahan status kawasan hutan lindung dapat diputihkan.

“Kalau ini bisa, tentu yang lain harusnya juga bisa,” katanya, Sabtu (3/4/2021).

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.