Kelancaran Pasokan Dorong Deflasi Maret 2021 di Kepulauan Riau

Penulis: Fernando/ Editor: Yeni

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kepri, Musni Hardi Atmaja.(suryakepri.com/fernando)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Indeks Harga Konsumen (IHK) Kepulauan Riau (Kepri) secara bulanan mengalami deflasi -0,07% (mtm), pada Maret 2021 meningkat dibandingkan Februari 2021 yang mengalami deflasi sebesar -0,60% (mtm).

Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Kepri, Musni Hardi menuturkan bahwa komoditas utama penyumbang deflasi pada Maret 2021 yakni cabai merah, cabai rawit, dan telur ayam ras.

Sementara komoditas penyumbang deflasi di Kota Tanjungpinang adalah tiket angkutan udara, cabai rawit, dan telur ayam ras.

“Di sisi lain, IHK Nasional tercatat mengalami inflasi 0,08% (mtm), lebih rendah dibandingkan inflasi pada bulan sebelumnya sebesar 0,10% (mtm),” jelasnya, Rabu (7/4/2021).

Dengan perkembangan tersebut, secara tahunan Kepri pada Maret 2021 mengalami inflasi sebesar 1,56% (yoy), meningkat dibandingkan Februari 2021 sebesar 1,23% (yoy).

BACA JUGA: 

Namun, inflasi Kepri secara tahunan tersebut masih di bawah sasaran inflasi Nasional sebesar 3 ± 1% (yoy).

“Deflasi di Kepri pada Maret 2021 bersumber dari penurunan harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya,” tuturnya.

Musni melanjutkan, deflasi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau utamanya didorong oleh penurunan harga cabai merah, cabai rawit, dan telur ayam ras seiring lancarnya pasokan dan panen pada sentra produsen yang didukung kondusifnya kondisi cuaca.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.