Siklon Tropis Seroja:
Apakah Mereka Masih Hidup? Tak Ada Tanda-tanda Kehidupan di Wilayah Pesisir Amfoang Kabupaten Kupang NTT

Jembatan Termanu atau Talmanu, satu-satunya akses darat ke wilayah Kecamatan Amfoang Timur, kini telah putus dan bangkainya pun telah hilang dibawa banjir bandang akibat badai siklon tropis Seroja yang menghantam seluruh wilayah NTT pada 4-5 April 2021. (Foto: Rental Mobil Tirosa)
Jembatan Termanu atau Talmanu, satu-satunya akses darat ke wilayah Kecamatan Amfoang Timur, kini telah putus dan bangkainya pun telah hilang dibawa banjir bandang akibat badai siklon tropis Seroja yang menghantam seluruh wilayah NTT pada 4-5 April 2021. (Foto: Rental Mobil Tirosa)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

KUPANG, SURYAKEPRI.COM – Apakah mereka masih hidup? Tidak ada tanda-tanda kehidupan di sebuah wilayah di Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, NTT, pasca dilanda badai siklon tropis Seroja pada 4-5 April 2021 lalu.

“Bagaimana nasib bayi dan anak-anak, ibu hamil, orang tua jompo, dan orang sakit, kita tidak tahu apa yang terjadi di Amfoang Pesisir yang sampai saat ini satu orang pun tidak bisa dikontak,” tulis seseorang dari wilayah Kecamatan Amfoang Timur yang diteruskan ke grup FAN Covid-19 + Seroja.

Sampai Sabtu (10/4/2021), wilayah terpencil di Pulau Timor yang berbatasan dengan Timor Leste, Kabupaten TTU, dan TTS itu masih kesulitan berkoordinasi dengan tim Tanggap Bencana Kabupaten Kupang.

Menurut informasi yang diperoleh Suryakepri.com dari WA grup FAN Covid-19 + Seroja, Minggu (11/4/2021), disebutkan bahwa wilayah pesisir pantai Kecamatan Amfoang Timur sama sekali tidak bisa diakses.

BACA JUGA:

Grup FAN Covid-19 + Seroja adalah salah satu jaringan komunikasi masyarakat sipil di NTT untuk membagi informasi dari berbagai wilayah yang terdampak bencana alam siklon tropis Seroja.

Tidak ada informasi apapun dari wilayah pesisir Amfoang Timur lantaran putusnya jaringan komunikasi dan tidak ada yang mengakses wilayah tersebut setelah enam hari badai Seroja berlalu menuju perairan Australia.

“Kami berada di Kecamatan paling ujung Kabupaten Kupang, berbatasan dengan Negara Timor Leste dan Kabupaten TTU juga TTS. Mohon bantuan jika ada kawan kawan yang sempat membaca postingan ini, menolong menyebarkan kondisi akhir kami untuk bisa ada bantuan pasokan sembako, obat-obatan, kelambu, untuk tolong warga Amfoang Timur dan warga Amfoang yang lainnya.”

“Persediaan Beras tidak mencukupi untuk satu dua Minggu ke depan. Semua warga berharap akan panen dalam waktu dekat, tetapi hujan dan banjir serta air asin laut telah merusak hampir sebagian besar sawah siap panen di pesisir pantai Oepoli,” lanjut dia.

“Hampir di seluruh Amfoang belum ada Posko terpusat yang kita bisa akses ketersediaan bantuan.”

“Posko di Oepoli yang kami dirikan seadanya dengan belanja sembako dari kios/toko yang ada di sini sudah pailit dan kehabisan ketersediaan.”

“Satu-satunya toko/kios di Amfoang Timur memasukan pasokan beras paling akhir jam 6 tadi (kemarin, Red).”

Jembatan Termanu Putus, Hanya Bisa Dijangkau Helikopter

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.