Satgas Covid-19 Sumut Mengecam Praktik Antigen Bekas di Bandara Kualanamu

Editor: Yeni

Polisi gerebek penggunaan antigen bekas di Bandara Kualanamu
Polisi gerebek penggunaan antigen bekas di Bandara Kualanamu
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

MEDAN, SURYAKEPRI.COM – Satgas Penanganan Covid-19 Sumatera Utara mengecam praktik pelayanan rapid test antigen yang menggunakan alat-alat bekas di Bandara Kualanamu. Sejauh ini, kepolisian sudah mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat kasus tersebut.

“Kita sangat mengecam, kalau memang itu benar. Karena penggunaan rapid test antigen bekas justru tidak membantu Satgas untuk memutus rantai penularan Covid-19 dan men-screening orang yang berangkat,” kata Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumut, Aris Yudhariansyah, Rabu (28/4).

Aris menjelaskan bahwa dacron atau alat yang dipakai untuk mengecek virus corona dengan dimasukkan ke hidung hanya boleh dipakai satu kali. Jika dipakai lebih dari satu kali, maka hasilnya tidak akan akurat.

BACA JUGA: 

“Jadi bisa aja yang muncul hasil pemeriksaan yang pertama. Tapi kita enggak tahu tujuannya menggunakan itu, berarti mau bohong-bohong. Apalagi kalau dacron-nya itu digunakan berulang, itu keterlaluan namanya,” katanya.

Aris mengatakan Satgas Penanganan Covid-19 Sumut menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut ke aparat kepolisian. Dia berharap kasus bisa diusut hingga tuntas.

“Kita juga meminta kepolisian memeriksa sampai tuntas apa maksud dan tujuan menggunakan rapid test daur ulang itu,” ucapnya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.