Klaster Tarawih, Bukber, Perkantoran, hingga Mudik Sumbang Kenaikan Kasus Covid-19

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi saat dijumpai di Kantornya, Selasa (20/4/2021). (KOMPAS.com)
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi saat dijumpai di Kantornya, Selasa (20/4/2021). (KOMPAS.com)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

JAKARTA, SURYAKEPRI.COM – Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan, dalam beberapa minggu terakhir tercatat kemunculan klaster baru Covid-19 yakni klaster perkantoran, klaster buka puasa bersama (bukber), klaster tarawih, hingga klaster mudik.

“Beberapa minggu ini munculnya beberapa klaster mulai dari klaster perkantoran, klaster buka bersama, klaster tarawih di Banyumas, klaster mudik di Pati, dan klaster takziah di Semarang,” ujar Nadia dalam konferensi pers Jumat (30/4/2021).

Menurut Nadia, kemunculan klaster tersebut tidak terlepas dari adanya kelalaian individu dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Ia mencontohkan kelalaian pada klaster tarawih di Banyumas. Nadia menjelaskan klaster itu terjadi setelah ada satu orang yang terpapar Covid-19.

Orang tersebut, kata Nadia, tetap melakukan ibadah tarawih ke masjid meskipun telah positif Covid-19. “Tentunya kelalaian kita dalam melaksanakan protokol kesehatan terutama saat melaksanakan ibadah tarawih berjemaah,” ucapnya.

Nadia mengajak masyarakat lebih taat menggunakan protokol kesehatan saat melakukan aktivitas buka puasa bersama. Ia menegaskan, aktivitas berbicara sambil buka puasa bersama berpotensi meningkatkan penularan Covid-19.

BACA:Covid – 19 di Bintan Mendekati 1.000 Kasus, Seluruh Kecamatan Kini Punya Klaster

BACA:Pemprov Kepri Siapkan Anggaran Rp 50 Miliar Untuk Pembebasan Lahan Pembangunan Jembatan Batam Bintan

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.