RDP DPRD Medan dengan Selebgram Ratu Entok Terkait Komentar Kasus Penganiayaan Perawat RS Siloam Palembang

Editor: Yeni

Selebgram Ratu Entok
Selebgram Ratu Entok
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

MEDAN, SURYAKEPRI.COM – Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Medan dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dan Selebgram Ratu Entok tidak menghasilkan rekomendasi apapun.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Medan, Sudari, yang memimpin rapat mengatakan, persoalan tersebut sudah masuk ke ranah hukum. Apalagi, DPD PPNI Kota Medan, tidak bisa memastikan pihaknya untuk mencabut laporannya di Polda Sumut.

“Tidak bisa dilanjutkan, karena ini sudah di ranah Polda Sumut. Tapi kalau bisa dicabut, di sini akan kita mediasi. Kalau mau klarifikasi di Polda, bukan di sini,” kata Sudari saat memimpin RDP, Senin (3/5/2021).

Meskipun begitu, Sudari berharap kedua belah pihak bisa berdamai. Ia mengajak semua pihak untuk Tabayyun dalam menyikapi persoalan ini.

BACA JUGA: 

Sementara itu, Selebgram Ratu Entok, meyakini apa yang ia sampaikan hingga videonya itu viral di media sosial merupakan hal yang benar. Meski, ia mengakui tutur bahasanya dalam menyampaikan pendapat kurang pas.

Ia mengatakan, apa yang disampaikan itu merupakan suara hati dan tidak mengandung ujaran kebencian. Ratu Entok juga berdalih, jika tutur bahasa yang disampaikan itu merupakan logat khas Medan.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.