KKB Tembaki Polres Puncak, 100 Warga Ketakutan Berlindung di Kantor Bupati

Rumah guru yang dibakar KKB di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, Sabtu (17/4/2021).(HUMAS SATGAS NEMANGKAWI)
Rumah guru yang dibakar KKB di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, Sabtu (17/4/2021).(HUMAS SATGAS NEMANGKAWI)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

PAPUA.SURYAKEPRI.COM – Situasi keamanan di Papua makin memanas karena teror kelompok kriminal bersenjata (KKB). Sekitar 100 warga Kampung Kimak, Distrik Ilaga berlindung ke Kantor Bupati Puncak untuk menghindar teror.

Warga takut setelah KKB menembaki Polres Puncak di Ilaga pada Kamis (6/5/2021) malam. “Sekitar 100 warga dari arah Kimak saat ini di Kantor Bupati untuk berlindung, mereka takut jadi sasaran tembak KKB,” kata Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri di Timika, Kamis.

Namun aparat keamanan tidak terpancing aksi dan memilik tidak melepaskan tembakan. “Mereka melepas tembakan tiga kali ke Polres Puncak di Ilaga,” kata dia.

Namun ia memastikan walauapun KKB melepaskan tembakan, situasi keamanan di Distrik Ilaga dipastikan tetap kondusif. Fakhiri memperkirakan penembakan dilakukan oleh kelompok Lekagak Telenggen.

“Sangat mungkin ini kelompoknya Lekagak,” kata dia.

Sebelumnya, KKB juga membakar gedung Sekolah Dasar (SD) Mayuberi dan bekas gedung puskesmas di Kampung Mayuberi, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, Papua, Minggu (2/5/2021) malam.

Jarak antara sekolah dan gedung bekas puskesmas itu ternyata cukup dekat dengan markas salah satu pemimpin KKB, Lekagak Telenggen.

BACA:Dicap Teroris Oleh Indonesia, KKB Papua Ancam Serang Militer dan Suku Jawa di Papua

BACA:Jenazah Bharada Komang, Brimob yang Gugur Kontak Tembak di Papua Dibawa ke Kampung Halaman di Palembang

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.