KPK Resmi Nonaktifkan Novel Baswedan dan 74 Pegawai Tak Lolos Tes ASN

Penyidik KPK Novel Baswedan dinonaktifkan sementara usai dinyatakan tidak lolos tes wawasan kebangsaan untuk menjadi ASN (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Penyidik KPK Novel Baswedan dinonaktifkan sementara usai dinyatakan tidak lolos tes wawasan kebangsaan untuk menjadi ASN (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Novel Baswedan dan 74 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak lolos Tes wawancara Kebangsaan(TWK) secara resmi telah dinonaktifkan lewat Surat Keputusan (SK) yang ditandatangani oleh Plh. Kepala Biro SDM KPK, Yonathan Demme Tangdilintin. Novel Baswedan termasuk di antaranya.

Surat keputusan diteken pada 7 Mei 2021. Sejumlah sumber CNNIndonesia.com yang merupakan pegawai tidak lolos TWK mengatakan sudah menerima SK yang dimaksud.

SK tersebut berisikan penetapan keputusan pimpinan KPK tentang hasil asesmen tes wawasan kebangsaan yang tidak memenuhi syarat dalam rangka pengalihan pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN).

.Baca : KPK Tetapkan Bupati, Ajudan dan Empat Camatnya Jadi Tersangka

“Memerintahkan kepada pegawai sebagaimana dimaksud pada Diktum Kesatu agar menyerahkan tugas dan tanggung jawab kepada atasan langsungnya sambil menunggu keputusan lebih lanjut,” mengutip Diktum Kedua.

Diktum ketiga, menetapkan Lampiran dalam Keputusan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Keputusan ini.

Sebelumnya, Direktur Sosialisasi dan Kampanye (Dirsoskam) Antikorupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Giri Suprapdiono, mengungkapkan beberapa nama yang dinyatakan tidak lolos TWK.

Salinan keputusan disampaikan kepada Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Dewan Pengawas KPK, yang bersangkutan (75 pegawai) untuk diketahui dan dipergunakan sebagaimana mestinya.Keempat, keputusan berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila di kemudian hari ternyata terdapat kekeliruan, akan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya.

.Baca : 3 Camat Turut Terseret dalam OTT KPK Bupati Nganjuk

Ia menuturkan, puluhan pegawai tersebut terdiri dari pejabat eselon I, eselon II, eselon III, hingga Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Penyelidikan dan Penyidikan.

“Satu pejabat eselon I pak Herry Muryanto [Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi], tiga pejabat eselon II saya Dirsoskam Antikorupsi, kemudian Kabiro SDM, kemudian Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar-Komisi dan Instansi [PJKAKI] Sujanarko. Di eselon III ada Kabag Perancangan Perundang-undangan Rasamala Aritonang, kemudian ada Kabag SDM, dan sebagainya,” tutur dia.

Sementara itu, Novel Baswedan mengaku belum menerima SK dimaksud. “Saya sedang cuti, belum menerima,” ucap Novel.(*)

Editor : Sudianto Pane/Sumber:CNNIndonesia

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.