OTT Bupati Nganjuk, Polri Sita Rp 647,9 Juta dari Brankas di Rumah Novi

Editor: Yeni

OTT Bupati Nganjuk (medcom.id)
OTT Bupati Nganjuk (medcom.id)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

JAKARTA, SURYAKEPRI.COM – Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat terjaring operasi tangkap tangan (OTT) dan telah ditetapkan sebagai tersangka kasus jual beli jabatan. Dari penangkapan tersebut, penyidik menyita uang Rp 647 juta lebih dari brankas di rumah Novi.

“Di dalam penangkapan itu, kita juga menyita uang yang diduga yang berkaitan dengan jual beli jabatan sebesar Rp 647.900.000 juta itu kita amankan dari rumah di brankas Bupati Nganjuk,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono saat jumpa pers di Mabes Polri, Selasa (11/5/2021).

Argo menuturkan selain menyita ratusan juta uang, penyidik juga menyita sejumlah handphone. Selain itu, penyidik juga menyita sejumlah dokumen termasuk buku tabungan.

“Kemudian kita juga menyita 8 handphone, selain itu juga ada buku tabungan yang kita sita dan kemudian juga ada beberapa dokumen yang terkait, yang berkaitan dengan jual beli jabatan,” tuturnya.

BACA JUGA: 

Selain Novi, ada enam orang lainnya yang juga telah ditetapkan menjadi tersangka kasus jual beli jabatan. Keenam orang tersangka lainnya ialah:

1. Dupriono (DR) selaku Camat Pace;
2. Edie Srijato (ES) selaku Camat Tanjunganom dan Plt Camat Sukomoro;
3. Haryanto (HY) selaku Camat Berbek;
4. Bambang Subagio (BS) selaku Camat Loceret;
5. Tri Basuki Widodo (TBW) selaku mantan Camat Sukomoro; dan
6. M Izza Muhtadin (MIM) selaku ajudan Bupati Nganjuk.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.