Pembunuh Pemandu Karaoke yang Tewas di Kamar Kos Ditangkap, Ini Motifnya

Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Menurut Irwan, kasus pembunuhan tersebut sangat menarik perhatian karena setelah melakukan kejahatan pelaku berusaha menghilangkan jejak dengan cara membakar seisi kamar dan korban.

Namun rupanya upaya penghilangan jejak yang dilakukan tersangka tidak maksimal.

Menurutnya kronologi pertemuan korban dengan tersangka Daffa berawal dari perkenalanan di media sosial.

Kemudian hubungan itu berlanjut pertemuan ke kosan korban.

“Setelah janjian tersangka Daffa mengunjungi kos korban diantar Ibnu. Setelah bertemu Daffa bersama korban sempat melakukan hubungan suami istri,” jelasnya.

.Baca : Ada Pukulan Benda Tumpul di Tubuh Warga Binaan yang Tewas di Rutan Batam

Lanjutnya, setelah melakukan intim, Daffa langsung mencekik leher korban dengan kabel charger.

Setelah korban diyakini meninggal, tersangka berupaya menghilangkan jejak dengan cara menaruh putung rokok di tempat tidur agar kamar kos itu terbakar.

“Sebelum meninggalkan lokasi, tersangka mengambil ponsel korban, uang, dompet. Kemudian tersangka mengunci kamar korban dan meninggalkan lokasi dijemput Ibnu,” ujar dia.

Kejadian tersebut, terjadi sekitar pukul 01.00, dan diketahui oleh saksi pagi harinya.

Saksi melaporkan kejadian itu ke PolsekSemarang Barat.

“Kemudian kasus ini ditangani oleh Satreskrim Polrestabes Semarang,”imbuhnya.

Setelah melakukan aksinya tersebut kedua tersangka melarikan diri ke luar kota.

“Setelah melakukan kejahatan, tersangka melarikan diri ke Grobogan, kemudian berpindah tempat ke Bandungan Kabupaten Semarang” jelasnya.

Irwan menjelaskan kedua tersangka mengaku melakukan pembunuhan karena ingin menguasai barang milik korban.

.Baca : Dua Organisasi Wartawan Karimun Santuni Anak Pasutri yang Tewas Ditabrak Truk Kaleng Minuman saat Belanja Takjil Ramadan

Sebelum melakukan pembunuhan, kedua pelaku diduga kuat mengkonsumsi pil koplo.

“Ini ada sisa pil koplo yang dimiliki tersangka. Ada sekitar 125 butir pil koplo,” tuturnya.

Kedua tersangka dijerat dengan pasal Pasal 340 KUHP, Pasal 338 KUHP, Pasal 365 ayat 4 KUHPidana.

Kedua terancam hukuman mati, seumur hidup, dan paling hukuman penjara 20 tahun.(*)

Editor : Sudianto Pane/Sumber:Tribunnews

 

 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.