Ratusan Pegawai Pemprov DKI Tak Mau Isi Jabatan yang Lebih Tinggi

Foto ilustrasi, para ASN di depan Gedung Blok G Balai Kota Jakarta. (detikcom)
Foto ilustrasi, para ASN di depan Gedung Blok G Balai Kota Jakarta. (detikcom)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

JAKARTA, SURYAKEPRI.COM – Berbeda dengan di daerah lain para aparatur sipil negara (ASN) berebut mendaftar kalau ada kesempatan naik jabatan, namun ASN di  lingkungan Pemprov DKI Jakarta justru tidak tertarik.

Ratusan anak buah Gubernur DKI Anies Baswedan tidak mau mengisi jabatan yang levelnya lebih tinggi ketimbang yang mereka emban sekarang.

Keanehan ini berawal saat Gubernur DKI Jakarta itu marah-marah. Anies menjemur para aparatur sipil negara (ASN) lingkungan Pemprov DKI Jakarta itu di depan Gedung Blok G Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, pada Senin (10/5) kemarin, sekitar pukul 11.00 WIB.

Anies merasa 239 pejabat nonadministrator tersebut tidak menjalankan instruksinya karena tidak mendaftar seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama atau eselon 2. Padahal, mereka sudah lolos administrasi. Anies marah karena merasa instruksinya diabaikan oleh ratusan orang itu. Ini memalukan.

“Malu, kenapa ada instruksi tidak dilaksanakan. Siang hari ini jadi pesan untuk semua bahwa setiap ada instruksi maka harus apa? Dilaksanakan bukan dilewatkan, yang berkumpul di sini yang melewatkan,” kata Anies.

Ada 17 jabatan eselon 2 yang dilelang. Ke-239 ASN itu sebenarnya sudah bisa mendaftar, tapi tidak dilakukan.

Kenapa sih kok ogah?

BACA:Menkes Ingatkan 8 Daerah Termasuk Kepri Terkait Lonjakan Covid-19

BACA:Pertumbuhan Ekonomi Kepulauan Riau Meningkat

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.