Sodomi dan Bunuh Bayi 9 Bulan, Pria Bejat Malaysia Ini Terancam Hukuman Mati

Mohamed Badruldin Mohamed didakwa di Malaysia pada 12 Mei 2021 karena membunuh dan menyodomi bayi. (Foto: Bernama via CNA)
Mohamed Badruldin Mohamed didakwa di Malaysia pada 12 Mei 2021 karena membunuh dan menyodomi bayi. (Foto: Bernama via CNA)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

KUALA LUMPUR, SURYAKEPRI.COM – Seorang pria berusia 36 tahun di Malaysia didakwa pada Rabu (12/5/2021) karena melakukan sodomi dan membunuh bayi berusia 9 bulan.

Bocah berusia sembilan bulan itu dirawat oleh istri Mohamed Badruldin Mohamed, yang merupakan pengasuh bayi tersebut.

Polisi pada hari Selasa mengatakan Mohamed Badruldin menyodomi bayi itu pada 27 April ketika istrinya sedang membersihkan ruang tamu.

Hasil pemeriksaan postmortem menemukan memar di mulut bayi, kata Kapolsek Petaling Jaya Mohamad Fakhrudin Abdul Hamid.

Pria tersebut, yang berada di bawah pengaruh obat-obatan, diyakini telah menangkup mulut bayi tersebut, kemungkinan menyebabkan bayi laki-laki tersebut mati lemas.

BACA JUGA:

“Dalam kejadian itu, tersangka perempuan sedang membersihkan ruang tamu dan meninggalkan bayi itu sendirian bersama suaminya di ruang terkunci selama dua jam sebelum menemukan bayinya tidak sadarkan diri,” kata kepala polisi setempat dalam konferensi pers, Selasa.

“Korban dibawa ke rumah sakit untuk dirawat oleh sang suami yang mengaku sebagai pengasuh bayi tersebut,” imbuhnya.

Menyusul laporan yang diterima dari petugas medis, polisi pada 29 April menangkap pasangan itu, yang dinyatakan positif menggunakan narkoba.

Untuk pelanggaran pertama, pria itu didakwa membunuh bayi berdasarkan Pasal 302 KUHP yang membawa hukuman mati wajib setelah dinyatakan bersalah.

Untuk pelanggaran kedua, ia dituduh melakukan persetubuhan yang melanggar tatanan alam pada bayi. Jika terbukti bersalah atas pelanggaran ini, dia menghadapi antara lima dan 20 tahun penjara dan hukuman cambuk.

Pria, yang tidak diwakili di pengadilan, menganggukkan kepalanya atas tuduhan pembunuhan dan mengaku tidak bersalah atas tuduhan menyodomi bayi tersebut.

Istrinya akan bertindak sebagai saksi penuntut dan didakwa berdasarkan Pasal 15 (1) (a) Undang-Undang Obat Berbahaya 1952, kata Mohamad Fakhrudin, Selasa.

Penulis: Eddy Mesakh | Sumber: Bernama via Channel News Asia

Kekerasan Terhadap Anak, Kasus Sodomi, Sodomi Bayi 9 Bulan, Pria Bejat Malaysia, Pengaruh Narkoba, Hukuman Mati 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.