KONFLIK ISRAEL-PALESTINA:
Roket Hamas Hantam Sinagoga Ashkelon saat Persiapan Ibadah Shavuot

Want create site? With Free visual composer you can do it easy.
Seorang anggota pasukan keamanan Israel memeriksa sebuah kawah di kota Ashkelon di Israel selatan menyusul serangan roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza, pada 16 Mei 2021. (JACK GUEZ / AFP)
Seorang anggota pasukan keamanan Israel memeriksa sebuah kawah di kota Ashkelon di Israel selatan menyusul serangan roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza, pada 16 Mei 2021. (JACK GUEZ / AFP)

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan pertempuran di Jalur Gaza – sekarang memasuki hari ketujuh – akan “memakan lebih banyak waktu” dan memuji dukungan dari Amerika Serikat dan negara lain.

Sementara rentetan besar tembakan roket Hamas pada Minggu sore hari, yang terjadi sebelum dimulainya hari raya Yahudi di Shavuot pada malam hari, memicu sirene peringatan di sebagian besar wilayah selatan, termasuk kota Bersyeba, Ashdod, dan Ashkelon.

Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Israel mengatakan tim daruratnya beroperasi di beberapa lokasi di Beersheba dan Ashkelon di mana rumah dan mobil terkena roket Hamas.

Di antara bangunan yang terkena roket atau pecahan peluru adalah sinagoga Yad Michael di Ashkelon. Foto-foto dari tempat kejadian menunjukkan asap dan debu dalam jumlah besar naik dari gedung, dan bagian dari roket di dalam gedung.

Penduduk Ashkelon dengan cepat membersihkan sinagoga, dengan sedikit kerusakan yang tersisa selain lubang besar di dinding tempat roket menghantam, menurut rekaman yang disiarkan oleh berita Channel 12.

Sebuah roket juga menghantam sebuah gedung di Kibbutz Nahal Oz, dekat perbatasan Gaza. Bangunan itu, sebuah pusat pemuda, kosong pada saat itu, dan meski mengalami kerusakan parah, tidak ada korban luka, kata dewan daerah.

Serangan itu juga merusak saluran listrik, memutus aliran listrik ke sebagian kibbutz.

Sirene roket terus berbunyi hingga malam di banyak komunitas di dekat Gaza, termasuk kota Netivot.

Sayap bersenjata Hamas, Brigade Izz ad-Din al-Qassam, mengatakan serangan sore itu sebagai balasan atas serangan udara Israel semalam yang dikatakan menewaskan sedikitnya 41 warga Palestina di Gaza. IDF menyatakan serangan itu membidik fasilitas milik Hamas.

Juru bicara Brigade al-Qassam mengatakan, serangan itu juga sebagai tanggapan atas dugaan kebrutalan polisi terhadap para demonstran di Sheikh Jarrah, sebuah lingkungan Yerusalem Timur di mana telah terjadi ketegangan baru-baru ini atas penggusuran beberapa keluarga Palestina di sana dari rumah-rumah yang diklaim oleh kaum nasionalis Yahudi.

“Brigade Al-Qassam sekarang meluncurkan serangan rudal besar … sebagai tanggapan atas pembantaian keji terhadap anak-anak, wanita, dan warga sipil di Kota Gaza, dan serangan terhadap orang-orang Sheikh Jarrah dan mereka yang bersolidaritas dengan mereka,” kata juru bicara itu.

Menurut Pasukan Pertahanan Israel, sekitar 190 roket ditembakkan ke Israel sejak jam 7 pagi pada hari Minggu, 20 di antaranya gagal melewati perbatasan dan mendarat di Gaza. Dikatakan Iron Dome berhasil mencegat lusinan roket dicegat, tanpa menyebutkan jumlah pastinya.

Di tengah tembakan roket, Pasukan Pertahanan Israel mengatakan pihaknya terus menyerang lokasi di Gaza, termasuk operasi Hamas yang terlibat dalam penembakan mortir dan roket, tempat menyembunyikan senjata, dan posisi rudal anti-tank, di antara target lainnya.

Ia juga mengatakan serangan itu menghantam kantor utama layanan keamanan internal Hamas dan situs peluncuran roket bawah tanah milik Jihad Islam Palestina.

Gencatan Senjata?

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.