[VIDEO] Tribun Sinagoga Hasid di Givat Ze’ev Ambruk, Dua Jemaah Yahudi Tewas, 167 Terluka

Petugas medis dan anggota pasukan keamanan Israel mengevakuasi seorang pria yang terluka setelah runtuhnya tribun tempat duduk di sebuah sinagoga di pemukiman Israel di Givat Zeev di Tepi Barat yang diduduki di luar Yerusalem, pada 16 Mei 2021. (Noam Revkin Fenton / FLASH90)
Petugas medis dan anggota pasukan keamanan Israel mengevakuasi seorang pria yang terluka setelah runtuhnya tribun tempat duduk di sebuah sinagoga di pemukiman Israel di Givat Zeev di Tepi Barat yang diduduki di luar Yerusalem, pada 16 Mei 2021. (Noam Revkin Fenton / FLASH90)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

TEL AVIV, SURYAKEPRI.COM – Tribun tempat duduk jemaah di Sinagoga Hasid, Givat Ze’ev, runtuh pada Minggu (16/5/2021), mengakibatkan dua orang tewas dan sekitar 167 lainnya terluka. Givat Ze’ev adalah pemukiman Israel di Tepi Barat, berjarak 5 kilometer dari Yerusalem.

Peristiwa itu terjadi ketika jemaah sedang menjalani ibadah hari raya Shavuot. Shavuot atau Shavuos dalam penggunaan Ashkenazi, dikenal dalam bahasa Inggris sebagai Feast of Weeks. Kadang-kadang disebut sebagai Pentakosta karena waktunya 50 hari setelah Paskah.

Petugas penyelamatan Magen David Adom mengatakan bahwa seorang anak laki-laki berusia 12 tahun termasuk di antara dua orang yang meninggal karena luka merekasetelah kejadian tersebut. Yang lainnya adalah pria berusia 40 tahun.

Jerusalem Post melaporkan bahwa 5 jemaah dalam kondisi serius, 10 dalam kondisi sedang, dan 152 dalam kondisi ringan.

BACA JUGA: 

Dedi Simchi dari dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan kepada Berita Channel 12 yang dikutip Times of Israel mengatakan bahwa sinagoga Givat Ze’ev tempat runtuhnya tribun yang menimbun jemaah tersebut masih dalam pembangunan dan tidak memiliki izin hunian.

 

Kepala dewan lokal Givat Ze’ev mengatakan bahwa para pejabat memperingatkan tentang bahayanya, tetapi polisi menolak untuk bertanggung jawab.

“Kami akhirnya memasang tanda-tanda bahwa ada bahaya dan dari pandangan dewan, tidak mungkin ada acara yang diadakan di sana. Sayangnya, kami tidak mendapat bantuan dari polisi,” kata Yossi Avrahami kepada pers.

Seorang juru bicara polisi mengatakan kepada Channel 13 News bahwa mereka berencana untuk menyelidiki keruntuhan yang mematikan itu.

Peristiwa itu terjadi 16 hari setelah bencana Meron , di mana 45 orang tewas saat berkumpul untuk merayakan hari raya Lag B’Omer di Gunung Meron.(*)

Penulis: Eddy Mesakh | Sumber: Jerusalem Post, Times of Israel

Sinagoga, Tribun Tempat Duduk Jemaah Runtuh, Sinagoga Hasid, Givat Ze’ev, Dua Orang Tewas, 167 Terluka, Tepi Barat, Yerusalem, Hari Raya Shavuot, Shavuos, Surya Kepri

 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.