Media Sosial Indonesia “Perang Narasi” Bahas Konflik Palestina – Israel

Roket Hamas dan pencegat Iron Dome menerangi langit malam di atas Jalur Gaza utara pada 14 Mei 2021. (Foto oleh MOHAMMED ABED / AFP)
Roket Hamas dan pencegat Iron Dome menerangi langit malam di atas Jalur Gaza utara pada 14 Mei 2021. (Foto oleh MOHAMMED ABED / AFP)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Konflik Israel dan Palestina sepekan terakhir diikuti “perang narasi” di media sosial Indonesia. Banyak netizen yang mengecam Israel dan mendukung Palestina, namun ada pula yang membela Israel sambil menuding kelompok Hamas sebagai pemicu gejolak.

Kendati perang narasi di dunia maya itu dipandang wajar, pengamat Timur Tengah, Trias Kuncahyono, mengingatkan agar semua postingan itu harus disampaikan secara dingin dan melihatnya secara rasional, seperti yang dilansir dari BBC Indonesia pada Senin (18/5/2021).

“Harus seperti itu, kalau tidak akan menimbulkan persoalan yang besar, karena orang tidak tahu persis apa yang sesungguhnya terjadi, kemudian melebarkan pendapat, kemudian bisa memprovokasi orang, maka bisa menjadi persoalan besar,” ujarnya kepada BBC News Indonesia, Senin (17/5/2021).

Sementara hasil riset dari Indonesia Indicator selama 7 hingga 15 Mei lalu menyimpulkan “masyarakat Indonesia merasa memiliki kedekatan dengan Palestina.”

Terbaru tentang Konflik Israel-Palestina Pro-kontra warganet Indonesia Perang narasi terkait konflik Israel dan Palestina yang melibatkan warganet Indonesia terlihat jelas di beberapa akun media sosial.

Pro-kontra itu juga sering terlihat dalam komentar-komentar netizen atas berita-berita seputar konflik Israel dan Palestina yang dimuat BBC Indonesia dalam akunnya di medsos.

Dari warganet biasa, aktivis, hingga politisi terlibat dalam pro-kontra itu. Mereka aktif mengunggah narasi pro ataupun kontra terkait konflik di Timur Tengah dengan beragam sudut pandang, mulai dari siapa yang patut bertanggung jawab hingga dukungan pandangan soal sikap Indonesia menghadapi krisis itu.

Hidayat Nur Wahid, contohnya. Politisi senior Partai Keadilan Sejahtera itu aktif setiap hari mengirimkan pandangan pribadi maupun meneruskan tautan berita yang mengecam aksi Israel atas Palestina.

Menurut Hidayat, pertikaian Israel dan Palestina yang terjadi belakangan menunjukkan bahwa Israel merasa “sangat kuat” dan “bisa melakukan apa saja” dengan mengabaikan keputusan lembaga-lembaga internasional.

BACA:Siswi SMA Hina Palestina di TikTok Dikeluarkan Dari Sekolah

BACA:Saat Konflik Gaza Meningkat, Inilah yang Dipikirkan Orang Yahudi Amerika Tentang Israel

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.