Israel dan Hamas Sama Saja, Sudah Sepakat Gencatan Senjata Tapi Masih Saling Serang

Bola api menimbulkan gumpalan asap dari sebuah bangunan di distrik pemukiman Rimal, Kota Gaza, pada Kamis 20 Mei 2021, saat Israel menyerang daerah kantong/enclave yang dikendalikan Hamas sebagai tanggapan atas tembakan roket dari kelompok milisi tersebut. (MAHMUD HAMS / AFP via Times of Israel)
Bola api menimbulkan gumpalan asap dari sebuah bangunan di distrik pemukiman Rimal, Kota Gaza, pada Kamis 20 Mei 2021, saat Israel menyerang daerah kantong/enclave yang dikendalikan Hamas sebagai tanggapan atas tembakan roket dari kelompok milisi tersebut. (MAHMUD HAMS / AFP via Times of Israel)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

TEL AVIV, SURYAKEPRI.COM -Israel dan Hamas sama saja. Kedua pihak sudah sama-sama sepakat untuk gencatan senjata dalam dua jam ke depan, tetapi kedua pihak masih saling serang.

Times of Israel melaporkan, beberapa menit yang lalu, sirene peringatan roket meraung-raung di komunitas perbatasan Gaza, menandakan ada serangan roket yang ditembakkan Hamas dari Jalur Gaza, Jumat (21/5/2021) dinihari, sekitar pukul 04.35 WIB.

Belum ada laporan mengenai korban atau kerusakan yang ditimbulkan oleh serangan tersebut.  

Tak hanya Hamas, Israel juga dilaporkan melakukan serangan udara di Jalur Gaza. 

Belasan menit sebelumnya juga terdengan sirene di komunitas Israel di selatan Jalur Gaza, sekitar dua jam sebelum gencatan senjata akan diberlakukan.

BACA JUGA:

Alarm terdengar di kota-kota di seluruh wilayah Eshkol di Israel selatan.

Penduduk di daerah itu diperintahkan oleh militer untuk tetap berada di dekat tempat perlindungan bom karena khawatir akan serangan menjelang gencatan senjata.

Media Israel melaporkan bahwa militer Israel (IDF) dalam situasi siaga penuh dalam beberapa jam yang tegang menjelang gencatan senjata Gaza pada pukul 2 pagi ini, waktu Palestina.

Seorang juru bicara sayap bersenjata Hamas mengatakan bahwa mereka telah berhasil “mempermalukan musuh.”

“Kami telah menyiapkan serangan yang dapat mencakup seluruh Palestina … tapi kami telah mengiyakan untuk gencatan senjata,” klaim juru bicara itu.

Sementara juru bicara Brigade Izz al-Din al-Qassam mengatakan pihaknya terus mengawasi Israel sampai jam 2 pagi. 

“Kami akan mengawasi dengan cermat perilaku musuh sampai jam 2 pagi dan kami akan menahan serangan besar-besaran yang telah kami persiapkan untuk musuh kami,” kata dia.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz menyemangati Pasukan Pertahanan Israel, memuji “pencapaian militer yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam hal kekuatan, ketepatan dan kepentingan strategis dalam perang melawan kelompok teror di Jalur Gaza” selama Operasi Penjaga Tembok.

Gantz mengatakan tentara tetap waspada tinggi untuk menghadapi serangan tambahan dari Gaza dan mengatakan “kenyataan di lapangan akan menentukan kelanjutan operasi.”

Dia mendesak warga Israel untuk terus mengikuti instruksi Home Front Command’s. 

Gantz juga telah menginformasikan kepada Menteri Pertahanan AS Lloyd J. Austin tentang gencatan senjata antara Israel dan kelompok Hamas dan Jihad Islam yang dicap sebagai kelompok teror di Jalur Gaza oleh Israel.

“Gantz berterima kasih kepada menteri pertahanan atas dukungan Amerika Serikat atas tindakan Israel untuk melindungi warga sipilnya dan mengungkapkan harapannya bahwa gencatan senjata akan dihormati,” kata Kementerian Pertahanan Israel.

Walikota Sderot Kecam Gencatan Senjata Tanpa Syarat 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.