Untuk Menekan Kasus Covid-19 Meningkat, Pemko Tanjungpinang Menutup Sementara 2 Lokasi Taman Bermain

Editor : Sudianto Pane

Foto suasana depan akses masuk Taman Bermain Gurindam 12 di Tanjungpinang yang telah ditutup sementara, Selasa (25/5/2021)
Foto suasana depan akses masuk Taman Bermain Gurindam 12 di Tanjungpinang yang telah ditutup sementara, Selasa (25/5/2021)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

TANJUNGPINANG, SURYAKEPRI.COM – Kasus Covid-19 di Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau ( Kepri) terus bertambah.

Dari data Gugus Tugas Kepri, terdapat penambahan kasus positif sebanyak 65 orang di Tanjungpinang pada 24 Mei 2021.

Terdapat pula dua tambahan pasien Covid-19 meninggal dunia.

“Ada 2 lokasi. Pertama di Gurindam 12 dan satunya lagi di Taman Batu 10,” sebut Kepala Kasatpol PP, M Yani, Selasa (25/5/2021).

.Baca : Tekan Angka Covid-19, Pemko Tanjungpinang Minta Rumah Makan Layani Tamu Bungkus Makanan

.Baca : Pemko Tanjungpinang Menutup Sementara Tugu Sirih Sebagai Langkah Atasi Penyebaran Covid-19

Yani menyampaikan, dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, pihaknya selalu melakukan razia di sejumlah tempat keramaian.

“Setiap hari petugas kita lakukan patroli ke tempat atau lokasi yang berpotensi banyak kerumunan. Seperti tempat makan, warnet dan pasar,” ujarnya.

Ia pun mengimbau agar masyarakat secara bersama-sama terus menerapkan protokol kesehatan sebagai bentuk melawan Covid-19.

“Tetap menerapkan protokol kesehatan pada setiap kegiatan, hindari berkerumun,” imbaunya.

430 Pasien Covid-19 di Tanjungpinang Masih Berjuang untuk Sembuh

Diberitakan sebelumnya, kasus covid-19 di Tanjungpinang masih terus bertambah secara signifikan.

Satuan Gugus Tugas Covid-19 dari Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB Kota Tanjungpinang mencatat per tanggal 24 Mei 2021 terdapat 3.036 total kasus covid-19.

Dari jumlah ini, ada sebanyak 430 pasien kasus aktif covid-19. Terdiri dari 367 pasien isolasi mandiri, 43 pasien rawat di rumah sakit dan 20 pasien karantina LPMP.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tanjungpinang Rahma menyebutkan, Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang akan melakukan tracing (penelusuran) pada orang-orang yang kontak erat dengan pasien dan tempat beraktivitas lainnya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.