58 Unit Truk Sampah Kota Batam Hilang Misterius dari TPA Punggur

Setiap tahun, dalam laporan LKPJ, Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam selalu melaporkan biaya operasional untuk total 129 truk sampah

Truk sampah tak layak jalan diparkir di TPA Punggur, Batam. Dari puluhan unit yang dilaporkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam, Dewan hanya mendapati 12 unit, sisanya sebanyak 58 unit sejauh ini dianggap hilang. (Foto: Suryakepri.com/Fernando)
Truk sampah tak layak jalan diparkir di TPA Punggur, Batam. Dari puluhan unit yang dilaporkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam, Dewan hanya mendapati 12 unit, sisanya sebanyak 58 unit sejauh ini dianggap hilang. (Foto: Suryakepri.com/Fernando)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Sebanyak 58 unit truk sampah tak layak jalan hilang secara misterius di Tempat Penampungan Akhir (TPA) Punggur, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Panitia Khusus (Pansus) Laporan Kinerja Pertanggungjawaban (LKPJ), Wali Kota Batam mengaku saat ini tengah mencari keberadaan 58 unit truk sampah tidak layak jalan yang sebelumnya telah dilaporkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam.

Anggota Pansus LKPJ, Udin P. Sihaloho yang pada Senin (7/6/2021) kemarin mengikuti sidak ke lokasi TPA Punggur mengakui hanya ada 12 unit truk sampah tidak layak jalan di lokasi tersebut. Padahal totalnya 58 unit truk sampah yang dilaporkan Dinas Lingkungan Hidup.

“Kemarin kami ke sana, awalnya hanya untuk melakukan pengecekan keberadaan unit yang dinyatakan tidak layak. Tapi fakta yang kami temukan, hanya ada 12 unit saja di sana. Ke mana unit yang lain,” tanyanya saat ditemui di DPRD Batam, Selasa (8/6/2021).

BACA JUGA: 

Udin menjelaskan, keseluruhan unit truk sampah yang dimaksud dinyatakan tidak layak jalan karena dinyatakan tidak lolos uji KIR.

Namun dengan fakta yang ditemukan oleh Tim Pansus di lapangan kemarin, Udin bahkan mengakui adanya kecurigaan manipulasi asset.

Setiap tahun, dalam laporan LKPJ, DLH Batam selalu melaporkan biaya operasional untuk total 129 truk sampah yang dimiliki oleh Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

Senada, Ketua Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Wali Kota DPRD Batam, Mochammad Mustofa mengakui, 58 unit armada ini sudah tak layak jalan tapi saat ini dipaksa beroperasi.

Pemaksaan ini sendiri diungkapkannya sudah melanggar aturan, pasalnya uji KIR pada kendaraan sangat penting dan diatur Undang-Undang.

“58 armada ini di-mapping, mana yang layak dihancurkan (scrub] dan yang masih bisa diperbaiki. Sehingga kita ketahui tindakan apa yang kita lakukan. Pembenahan seperti apa yang memungkinkan dalam APBD itu,” katanya.

Kepala DLH Harus Bertanggungjawab 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.