BULD DPD RI Kunker ke Pemko Batam Bahas Perda Rencana Tata Ruang Wilayah

Editor : Sudianto Pane

Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Menurut Richard, penyatuan Pemko dan BP Batam adalah sebuah sinergitas. Ia berharap kedepannya Pemerintah Pusat mempunyai wacana untuk Bank LAP (Loan Against Property).

“Khususnya dalam kepentingan Kota Batam bersinergis dengan tata ruang yang sudah dipersiapkan BP Batam.

Dalam kebutuhan masyarakat seperti sekolah, tempat sosial rekreasi sudah bisa dijadikan suatu kesatuan tata ruang, yang sebelumnya mungkin terjadi tarik-menarik,” Richard menerangkan.

.Baca : Ketua DPD RI Sebut Pemulihan Ekonomi Butuh SDM Kreatif dan Handal

Dia katakan masih banyak hal-hal seperti PL, hutan lindung, 76 titik reklamasi, 37 titik kampung tua di wilayah Kota Batam yang harus dicanangkan dan diputuskan.

Sedangkan Pemko sudah sempat merancang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang belum sempat disahkan.

DPD RI berkeinginan adanya pensinergian aturan PP No 21 Tahun 2021 dengan PP No 41 Tahun 2021 mengenai kewenangan khusus BP Batam.

“Seperti pelabuhan, airport, rumah sakit, sehingga menjadi tata ruang yang baik. DPD sempat rapat kerja dengan Menteri ATR Bapak Sofyan Djalil yang mengatakan tata ruang adalah panglima karena mempunyai konsep yang matang untuk kedepannya,” jelas Richard.

Sementara Abdul Hakim menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan terlibat dengan peraturan daerah. Namun hanya memfasilitasi percepatan pembentukan aturan daerah.

Usai sambutan dari BULD DPD RI, acara dilanjutkan dengan forum diskusi membahas Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

Turut hadir, Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin Hamid, dan sejumlah Kepala Dinas di lingkungan Pemko Batam.(*)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.