Dubes Israel untuk PBB: Hamas Gunakan Gedung Associated Press untuk Hambat Teknologi Iron Dome

Israel berjanji bahwa mereka akan membantu untuk membangun kembali gedung Associated Press di Gaza

Duta Besar Israel untuk PBB dan AS Gilad Erdan
Duta Besar Israel untuk PBB dan AS Gilad Erdan
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Militer Israel meratakan gedung yang berisi biro Gaza untuk Associated Press (AP) dan Al Jazeera dalam serangan udara bulan lalu.

Duta Besar Israel untuk PBB dan AS Gilad Erdan mengatakan kepada Associated Press pada hari Senin bahwa kelompok teror Palestina Hamas menggunakan bangunan Gaza yang sekarang hancur untuk menghalangi sistem pertahanan rudal Iron Dome. Demikian menurut Jerusalem Post dan Times of Israel.

“Itulah mengapa diprioritaskan [sebagai target] oleh IDF selama operasi bulan lalu,'” lapor Times of Israel tentang pertemuan antara Erdan dan Gary Pruitt dan Ian Phillips dari AP.

BACA JUGA:

Israel meratakan menara media Gaza, yang juga menampung Al Jazeera, dalam serangan udara bulan lalu.

Serangan itu memicu kemarahan pers, tetapi beberapa suara Timur Tengah mengatakan serangan udara Israel di gedung itu akan dibenarkan oleh penjelasan itu.

“Sepenuhnya sah,” kata pengacara hak asasi manusia internasional Arsen Ostrovsky menyusul laporan tersebut.

“Hamas dengan sengaja menyematkan dirinya di antara pers untuk melindungi terorismenya terhadap Israel,” cuit Komite Urusan Publik Israel Amerika. “Mengalahkan terorisme diperlukan untuk perdamaian.”

“Dan media masih mengeluh tentang kantor yang dihancurkan,” tambah jurnalis konservatif Kassy Dillon.

Pruitt mengatakan bulan lalu layanan kawat itu “terkejut dan ngeri bahwa militer Israel akan menargetkan dan menghancurkan gedung yang menampung biro AP dan organisasi berita lainnya di Gaza.” Dia juga mengklaim bahwa AP tidak tahu Hamas aktif di gedung itu.

“Seperti yang telah kami katakan, kami tidak memiliki indikasi kehadiran Hamas di gedung itu, kami juga tidak diperingatkan tentang kemungkinan kehadiran semacam itu sebelum serangan udara,” katanya saat itu. “Ini adalah sesuatu yang kami periksa sebaik mungkin. Kami tidak tahu apa yang ditunjukkan oleh bukti Israel, dan kami ingin tahu.”

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menolak klaim itu, mengatakan kepada wartawan AP bahwa mereka ” tidak beruntung ” bisa keluar hidup-hidup karena Israel telah berulang kali memperingatkan mereka bahwa mereka berencana untuk menyerang gedung itu.

Beberapa kritikus mempertanyakan klaim AP bahwa mereka tidak mengetahui bahwa mereka berbagi gedung dengan Hamas, tetapi Erdan yakin outlet tersebut tidak mengetahuinya.

“Israel tidak berpikir bahwa pekerja [AP] mengetahui aktivitas Hamas di gedung itu, karena itu adalah unit rahasia Hamas,” katanya.

Erdan menambahkan, Israel siap membantu AP membangun gedung perkantoran baru di kawasan tersebut.

“Saya menegaskan kembali bahwa Israel menjunjung tinggi pentingnya kebebasan pers dan berusaha untuk memastikan keselamatan jurnalis di mana pun mereka melaporkan,” kata duta besar.

“Israel bersedia membantu AP dalam membangun kembali kantor dan operasinya di Gaza.”(*)

Penulis: Eddy Mesakh | Sumber: Fox News

Gedung Associated Press, Israel-Hamas, Jalur Gaza, Associated Press, Al Jazeera, Israel, Hamas, Biro Gaza AP, Dubes Israel, PBB, Gilad Erdan  

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.