Walau Pasien OTG Menurun, Kini Ada Ibu dan Balita Ikut Dirawat di Asrama Haji

Editor : Sudianto Pane

Foto pasien OTG di Asrama haji Batam Center
Foto pasien OTG di Asrama haji Batam Center
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Jumlah pasien kategori Orang Tanpa Gejala (OTG) yang kini dirawat di Asrama Haji, Batam Center telah mengalami penurunan per, Jumat (11/6/2021) siang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi menyebutkan bahwa saat ini jumlah pasien tersisa tinggal 259 pasien.

“Dan semalam ada 83 pasien yang telah diperbolehkan kembali setelah dua kali hasil test antigen nya negatif,” ujar Didi yang dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (11/6/2021).

.Baca : Pasien OTG di Asrama Haji Setiap Pagi Lakukan Senam dan Berjemur

.Baca : Alternatif Pengganti Vaksin Gotong Royong, Pekerja di Batam Akan Ikut Program Vaksin Gratis

Untuk saat ini, pihaknya juga sedang bersiap menerima 48 pasien OTG lagi yang dijadwalkan masuk pada, Jumat (11/6/2021) sore.

Namun demikian, dari jumlah total pasien OTG yang kini dirawat di Asrama Haji, pihaknya juga menerima satu keluarga dengan satu balita yang masih berusia 3 tahun.

Untuk pasien ibu dan anak ini, dikatakan merupakan para pasien OTG yang baru saja masuk, Kamis (10/6/2021) kemarin.

Walau tidak memberikan data lengkap pasien, namun Didi mengungkapkan bahwa sebelum sang ibu dan balita tersebut masuk karantina.

Sang ayah sudah terlebih dahulu menjadi pasien, dan menjalani karantina di Asrama Haji.

“Sebenarnya ada lengkap. Ayah, ibu, dan dua orang anak nya. Tapi sekarang ayah sudah dinyatakan negatif,” terang Didi.

Disinggung mengenai kesiapan Asrama Haji saat ini, Didi juga menerangkan bahwa kondisi lokasi karantina masih dalam kriteria memadai.

Dalam hal ini, banyaknya pasien sembuh tersebut menjadi sinyal baik dalam langkah menangani pasien OTG.

“Semua pasien yang menjalani karantina sudah fasilitasi dengan baik,” katanya.

.Baca : Batam dan Karimun Masuk Zona Merah

Ia melanjutkan sejumlah kegiatan yang dijalani pasien seperti senam untuk kebugaran pasien.

Selain itu, pemerintah juga mempertimbangkan kebutuhan gizi para pasien.

“Kita sediakan makan dan minum, juga makanan dan minuman tambahan. Bahkan, semua makanan yang disediakan juga dipesan khusus oleh ahli gizi,” ujarnya.(*)

Penulis : Fernando

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.