Air Laut Berwarna Biru, Ini Penjelasan Ilmiahnya

foto air laut
foto air laut
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM , SURYAKEPRI.COM – Sebagian besar warna laut adalah biru. Penyebab laut berwarna biru adalah karena hanya cahaya biru kehijauan yang dapat ditransmisikan ke dalam, kemudian ditebarkan, dan ditransmisikan kembali ke luar dari air tanpa diserap. Kadar garam yang terkandung dalam laut juga mempengaruhi tingkat kebiruan laut.

Tetapi jika airnya sangat dalam sehingga tidak ada pantulan di dasar laut, air tersebut tampak seperti biru tua yang sangat gelap.

Lautan berwarna biru karena air menyerap warna di bagian merah spektrum cahaya. Seperti filter yang meninggalkan warna di bagian biru spektrum cahaya.

.BACA : Implementasi  IoT dalam SPAM, Wujudkan Dengan SPARTA Smart Solution

.BACA : Mengaku Khilaf Pemuda 23 Tahun Perkosa Tetangga Nenek 60 Tahun

Melansir Ocean Service, laut juga dapat berubah menjadi hijau, merah, atau warna lainnya saat cahaya memantul dari sedimen dan partikel yang mengapung di air.

Mengutip laman resmi NASA, di air, penyerapan kuat di warna merah dan lemah di warna biru, sehingga cahaya merah diserap dengan cepat di lautan dan menyisakan warna biru.

Hampir semua sinar Matahari yang masuk ke laut terserap. Panjang gelombang merah, kuning, dan hijau sinar matahari diserap oleh molekul air di lautan.

Ketika sinar Matahari ‘menghantam’ lautan, sebagian cahaya dipantulkan kembali secara langsung tetapi sebagian besar menembus permukaan laut dan berinteraksi dengan molekul air yang ditemuinya.

Panjang gelombang cahaya merah, oranye, kuning, dan hijau diserap sehingga sisa cahaya yang kita lihat terdiri dari biru dan violet dengan panjang gelombang yang lebih pendek.

Di daerah pesisir, limpasan dari sungai, resuspensi pasir dan lumpur, gelombang dan badai serta sejumlah zat lainnya dapat mengubah warna perairan dekat pantai.

Beberapa jenis partikel seperti sel fitoplankton atau alga juga dapat mengandung zat yang menyerap panjang gelombang cahaya tertentu. Zat penyerap cahaya terpenting di lautan adalah klorofil yang digunakan fitoplankton untuk menghasilkan karbon melalui fotosintesis.

Pasalnya, pigmen hijau ini secara istimewa menyerap bagian merah dan biru dari spektrum cahaya (untuk fotosintesis) dan memantulkan cahaya hijau.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.