Awal Juli, Industri Galangan Kapal Akan Lakukan Mogok Kerja Selama 3 Hari

Penulis: Fernando/ Editor: Redaksi

Ilustrasi galangan kapal / Foto: ekonomi.bisnis.com
Ilustrasi galangan kapal / Foto: ekonomi.bisnis.com
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Selama tiga hari pada awal Juli mendatang, industri maritim yakni galangan kapal di Batam, Kepulauan Riau mengancam akan melakukan mogok kerja.

Dengan ancaman ini, diperkirakan investasi maritim di Batam, dan Indonesia pada umumnya akan mengalami kerugian hingga miliaran rupiah.

Ketua Indonesian National Shipowners Association (INSA) Kota Batam, Oesman Hasyim menuturkan aksi mogok industri maritim ini penting dilakukan, dikarenakan tidak adanya tindakan yang dilakukan oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam terkait keluhan para pengusaha di Industri Maritim.

BACA JUGA: 

Terutama mengenai sejumlah pasal siluman di dalam Perka Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Sistem Host-To-Host Pembayaran Kegiatan Jasa Kepelabuhanan di Lingkungan Pelabuhan Batam, dan Perka Nomor 11 Tahun 2018 tentang Petunjuk Pelaksana Jenis dan Tarif Kepelabuhanan, serta merevisi PP No. 41 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas.

“Selama tiga hari penuh, tidak akan ada pekerja industri maritim yang bekerja, tidak ada pelayanan terhadap kapal-kapal, dan jika itu “direstui” pemerintah dengan cara tidak mengambil tindakan secepatnya, diperkirakan negara akan merugi miliaran rupiah per harinya,” tegasnya ditemui di kawasan Batam Center, Senin (21/6/2021).

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.