Pemprov Sumut Bantah Pernyataan Wali Kota Medan Bobby Terkait Hutang Rp 433 Miliar

Editor: Redaksi

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi
Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

MEDAN, SURYAKEPRI.COM – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi membantah pernyataan Wali Kota Medan, Bobby Nasution soal Pemprov Sumut punya utang Dana Bagi Hasil (DBH) pajak sebesar Rp 433 miliar.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemprov Sumatera Utara, Ismael Parenus Sinaga membantah pernyataan Wali Kota Medan itu.

Menurutnya seluruh utang DBH pajak tersebut sudah lama dibayarkan.

“Sudah dibayarkan semua kekurangannya. Tidak ada lagi hutang DBH Pemprov Sumut ke Pemko. Jadi sudah lama itu dibayarkan,” kata Ismail, Rabu (23/6).

BACA JUGA: 

Pemko Medan mencatat total pendapatan selama 2020 sebesar Rp 4,12 triliun yang terdiri dari PAD Rp 1,5 triliun, pendapatan transfer Rp 2,57 triliun, dan pendapatan yang sah Rp 133,17 miliar.

Bobby mengeluhkan PAD Kota Medan mengalami penurunan. Masalah itu disebabkan Pemprov Sumut belum membayarkan utang DBH pajak sebesar Rp 433 miliar ke Pemko Medan.

“Hingga akhir Desember 2020, dana bagi hasil pajak dari Pemprov Sumut belum ditransfer, sehingga Pemprov Sumut memiliki utang sebesar Rp 433,86 miliar,” ungkapnya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.