Penggali Kubur di Jakarta Kelelahan Tangani Jenazah COVID-19

Angka kematian meningkat, dalam sehari, 21 Jenazah dimakamkan di TPU Pedurenan Bekasi. Tukang gali kubur merana. foto: detik.com
Angka kematian meningkat, dalam sehari, 21 Jenazah dimakamkan di TPU Pedurenan Bekasi. Tukang gali kubur merana. foto: detik.com
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

JAKARTA,SURYAKEPRI.COM – Petugas pemakaman di DKI kewalahan mengurus jenazah dengan prokes COVID-19. Banyaknya jenazah yang harus dimakamkan membuat petugas gali kelelahan.

“Saya informasikan kemarin saja, sampai jam 6 sore sudah 146 yang meninggal. Gelombang I tertinggi 75 orang, tertinggi di gelombang I,” kata Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah DKI Jakarta Edi Sumantri di DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (23/6/2021).

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah DKI Jakarta Edi Sumantri mengungkapkan hal tersebut saat rapat bersama Komisi C DPRD DKI Jakarta mengenai serapan anggaran belanja tidak terduga atau BTT di Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta.

Edi mulanya menyampaikan bahwa pada Selasa (22/6) pemakaman jenazah dengan prokes COVID-19 di Jakarta mencetak rekor tertinggi selama pandemi.

BACA:Pembunuh Wanita Hamil Dikubur di Septic Tank Ditangkap, Ternyata Pelakunya Suami Sendiri

BACA:Pembuat Kuburan Dalam Rumah Berisi RX-King di Karimun Menghilang

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.