Pemberlakuan Jam Malam Baru Belum Dapat Direalisasikan di Batam

Editor : Sudianto Pane

Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad
Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menuturkan Permendagri nomor 14 Tahun 2021 terkait pengetatan jam malam hingga pukul 20.00 WIB beberapa waktu lalu belum dapat diterapkan di Batam, Kepulauan Riau.

Amsakar menjelaskan selama ini pengetatan PPKM sudah dilakukan sebelum instruksi ini keluar, dan salah satu alasan lain adalah mempertimbangkan kondisi perekonomian masyarakat.

“Karena kalau ekonomi pelaku usaha kita tidak jalan, maka akan berdampak terhadap ekonomi Batam keseluruhan. Makanya akan kami bahas dulu dengan FKPD,” sebutnya, Kamis (24/6/2021).

.Baca : Rudi Sebut Aturan PPKM Mikro Mendagri Perlu Kajian Mendalam

.Baca : BP Batam Berlakukan Pengaturan WFH untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19

Dalam aturan tersebut, mengatur jam operasional tempat makan atau restoran, dan pusat perbelanjaan diperbolehkan buka hingga pukul 20.00 WIB.

Tentu tujuan dari instruksi ini adalah menghambat penyebaran virus Covid-19. Namun pihaknya perlu membahas dan mempertimbangkan berbagai hal yang menyangkut ekonomi masyarakat yang saat ini masih stagnan.

“Kalau kita lihat tenan-tenan di mal sudah pada tutup semua. Begitu dahsyatnya dampak Covid-19 ini. Jadi bukan berarti kami tidak mau menerapkan, hanya saja perlu pembahasan bersama pihak lainnya, agar tidak menimbulkan kerugian yang lebih banyak lagi, terutama bagi mereka pelaku usaha,” bebernya.

Amsakar mengatakan, kebijakan yang akan diambil harus dipertimbangkan dengan cermat.

Termasuk soal perkembangan angka dan ekonomi sosial masyarakat. Menurutnya, instruksi tersebut menitikberatkan bagaimana sebaran bisa dihambat ke depannya

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.