RUWET! Gelandang Swedia Emil Forsberg Merasa Mereka Lebih Baik, Tapi kok Bisa Kalah? Seandainya Ada Ibra

Gelandang Swedia Emil Forsberg. (Uefa.com)
Gelandang Swedia Emil Forsberg. (Uefa.com)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Logo EURO 2020SURYAKEPRI.COM – Gelandang Swedia Emil Forsberg merasa mereka bermain lebih baik dari Ukraina, tapi kok bisa kalah? Seandainya ada Zlatan Ibrahimovic, mungkin situasinya bisa berbeda.

Swedia takluk 1-2 dari Ukraina melalui perpanjangan waktu di Babak 16 Besar EURO 2020 yang berlangsung di Stadion Hampden Park, Glasgow, Skotlandia, Selasa (29/6/2021) atau Rabu dinihari waktu Indonesia.

Forsberg adalah pencetak gol tunggal Swedia kontra Ukraina tadi malam. Golnya pada menit ke-43 merupakan gol keempatnya dalam tiga pertandingan untuk Swedia.

Berbicara kepada TV4, gelandang yang saat ini bermain untuk klub Jerman RB Leipzig itu menyesalkan tembakan kerasnya dari jarak 20 pada menit ke-69 tetapi membentur tiang gawang.

“Ini ruwet. Saya pikir kami adalah tim yang lebih baik, kami kebobolan gol yang tidak perlu dan kemudian membentur tiang dan mistar gawang. Kami pantas mendapatkan yang lebih baik, tetapi itu tidak terjadi hari ini,” ujar pria 29 tahun itu.

BACA JUGA: 

Dia juga berbicara mengenai sulitnya bermain dengan 10 melawan 11 orang lantaran Swedia kehilangan bek tengah Marcus Danielson yang dikartu merah pada menit ke-98.

Situasi yang sangat rumit bagi Swedia karena pelatih Karl-Johan Johnsson telah melakukan pergantian tiga pemain yang lebih berpikiran menyerang.

”Tentu saja sulit untuk bermain di perpanjangan waktu [dalam posisi] kalah jumlah. Kami berjuang sebagai sebuah tim dan berjanji untuk tidak menyerah. Kemudian dengan permainan terakhir, umpan silang dan sundulan, mereka mencetak gol. Ini sangat sulit.”

Forsberg memang tampil gemilang di laga ini. Tapi apakah penilaiannya, bahwa mereka lebih baik, sesuai kenyataan di lapangan?

Jika melihat statistik pertandingan resmi dari Uefa, Ukraina lebih dominan di laga ini.

Skuad Andriy Shevchenko mendominasi ball possession sebesar 54 persen, melepaskan 789 pasing dengan akurasi umpan 89 persen (682 sukses).

Sementara Swedia memiliki 46 persen penguasaan bola, membuat 670 passing dengan 566 sukses atau 84 persen.

Di sisi serangan, para pemain Ukraina melepaskan 15 tembakan, 8 meleset, 3 diblok, dan empat tepat sasaran. Itu menghasilkan dua gol.

Sementara Swedia melepaskan 13 tembakan, 7 meleset, 3 diblok, dan hanya menghasilkan satu gol.

Seandainya Ada Ibra 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.