Berbeda Dengan Aturan Kementerian, Pemko Batam Terapkan 50 Persen ASN Lakukan WFH

Editor : Sudianto Pane

Walikota Batam, Muhammad Rudi
Walikota Batam, Muhammad Rudi
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Wali Kota Batam mengeluarkan Surat Edaran (SE) nomor 29 Tahun 2021, yang mengatur pembagian kerja Aparatur Sipil Negara (ASN), menindaklanjuti Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2019
(COVID-19).

Pelaksanaan aturan bagi ASN di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam ini diterapkan terhitung mulai tanggal 1 sampai dengan 14 Juli 2021 mendatang, dan memiliki perbedaan mengenai kuota pegawai yang melakukan WFH maupun WFO.

Dalam aturan tersebut, 50 persen para ASN Pemko Batam diminta untuk melakukan WFH untuk OPD yang bekerja secara administrasi sedangkan untuk OPD pelayanan tidak diwajibkan WFH namun bagi pegawai yang memiliki risiko tinggi dilakukan WFH secara bergantian.

.Baca : PPKM Mikro Darurat, Aturan Tutup Sore Hari Tidak Berlaku di Batam

.Baca : Batam Tidak Henti Berbenah Meski Covid-19 Masih Merebak

“Saya minta pimpinan OPD mengatur jumlah pegawai yang dapat melaksanakan tugas kedinasan di kantor maupun di rumah dengan ketentuan jumlah pegawai yang melaksanakan tugas di kantor paling banyak 50%,” jelas Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Kamis (1/7/2021).

Bagi para Pejabat Eselon II, Eselon III dan Eselon IV juga diminta tetap melaksanakan tugas kedinasan di kantor, kecuali bagi pejabat yang memiliki risiko tinggi dengan dibuktikan melalui surat keterangan dokter.

Dalam surat tersebut, para Pejabat Eselon II, Eselon III dan Eselon IV yang berisiko tinggi/memiliki gangguan kesehatan diberikan WFH secara bergantian, satu kali dalam satu minggu.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.