Bocah Tewas Tenggelam di Karimun Sempat Diberikan Pertolongan Pompa Jantung di RSUD

Penulis: Rachta Yahya/ Editor: Redaksi

Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

KARIMUN, SURYAKEPRI.COM – Pihak Kepolisian Resor Karimun membenarkan kejadian bocah tewas tenggelam saat berenang di pintu air, Kolong, Karimun, Sabtu (3/7/2021) sore sekitar pukul 15.00 WIB.

Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan melalui Kasatpolairud Iptu Binsar Samosir mengatakan, bocah malang itu bernama Suryadi Manik, 10 tahun.

“Iya benar, dari kejadian itu seorang anak dinyatakan meninggal dunia atas nama Suryadi Manik, 10 tahun,” ujar Binsar, Sabtu malam.

Korban sempat dievakuasi ke RSUD Muhammad Sani, Karimun untuk diberikan pertolongan berupa pompa jantung namun takdir berkata lain.

Bocah malang beralamat di Orari, Kelurahan Sungai Lakam Barat, Kecamatan Karimun itu dinyatakan meninggal dunia oleh pihak RSUD Karimun, Sabtu sore.

“Sempat diberikan pertolongan pompa jantung di RSUD,” kata Binsar.

Dikatakan Binsar, korban bersama lima orang temannya yang lain yakni Fian Pratama, Alan, Ndut, Daniel dan Arik sedang berenang di lokasi kejadian.

Nahas, korban dan rekannya bernama Fian Pratama (10) tenggelam diduga terseret arus di pintu air hingga terseret jauh ke laut.

Begitu mendapati informasi ada dua anak tenggelam diduga terseret arus ke laut, Satpolairud Polres Karimun langsung turun melakukan pencarian menggunakan satu unit rabber boat berisikan 6 orang personel.

Sekitar 30 menit proses pencarian, ditemukan korban selamat Fian Pratama.

“Korban Fian Pratama pertama kali timbul ke permukaan air dan langsung dibawa ke Puskesmas Balai untuk diberikan pertolongan,” kata Binsar.

Lalu sekitar 20 menit setelah ditemukan korban selamat Fian Pratama, petugas kembali menemukan satu korban lagi yakni Suryadi Manik.

Sayang, bocah 10 tahun itu ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Diduga bocah malang itu telah banyak terminum air laut.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.