Disdik Kabupaten Lingga Bakal Terapkan Belajar Tatap Muka Tahun Ajaran Baru

Editor : Sudianto Pane

Foto Ilustrasi Sekolah harus menyiapkan skenario proses belajar mengjaar saat new normal diberlakukan.(foto/centerberita/ist)
Foto Ilustrasi Sekolah harus menyiapkan skenario proses belajar mengjaar saat new normal diberlakukan.(foto/centerberita/ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

LINGGA, SURYAKEPRI.COM – Kepala Disdikpora Kabupaten Lingga Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Junaidi Adjam mengatakan, penerapan belajar tatap muka pada tahun ajaran baru 2021/2022 bakal kembali diterapkan pada 12 Juli 2021 setelah wilayah Kabupaten Lingga berada pada zona oranye Covid-19.

Junaidi Adjam menambahkan, Vaksinansi Covid-19 di Lingga khususnya pada anak 12 hingga 17 tahun menjadi dasar lainnya untuk menerapkan belajar tatap muka.

.Baca : Vaksinasi Capai 70 Persen, Sekolah Tatap Muka Diadakan Kembali

.Baca : Menekan Angka Penularan Covid-19, Pemprov Kepri Rancang PPKM Darurat

Ia menjelaskan, terdapat sejumlah pembatasan khususnya untuk daerah yang berstatus zona oranye covid-19.

“Zona ini ditentukan berapa banyaknya terpapar. Tergantung jumlah yang terkonfirmasi,” ucapnya, Kamis (8/7/2021).

Untuk diketahui, bahwa saat ini setidaknya ada 90 kasus aktif yang tersebar di wilayah Kabupaten Lingga.

Adapun dua wilayah menjadi zona merah, yakni Kecamatan Singkep dengan 58 kasus aktif dan Kecamatan Lingga dengan 15 kasus aktif.

Vaksinasi Corona di Lingga

Pemerintah Kabupaten Lingga sebelumnya mulai melakukan pencanangan vaksinasi untuk pelajar di lingkungan sekolah se-Lingga.

Kepala UPT Puskesmas Dabo Lama, dr Yan Cahyadi Anas mengatakan, vaksinasi kali ini diperuntukkan dengan sasaran usia 12-17 tahun di lingkungan sekolah.

Setidaknya, hal itu dimulai dari pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Lingga.

“Besok akan dilakukan pencanangan vaksinasi untuk usia 12-17 tahun di SMA Negeri 1 Singkep,” kata dr Yan  Kamis (8/7/2021).

Itu terkait manfaat vaksinasi dalam menangkal penyebaran Covid-19.

Yan menyebutkan, setidaknya ada 4.057 sasaran untuk pelajar SMP dan 2.200 sasaran untuk pelajar SMA di setiap kecamatan se-Lingga.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.