Seorang TKI Disergap saat Susupkan Narkoba ke Bintan

Editor : Sudianto Pane

Foto Satres Narkoba Polres Bintan menangkap seorang Pekerja Imigran Indonesia (PMI) berinisial SU (34).
Foto Satres Narkoba Polres Bintan menangkap seorang Pekerja Imigran Indonesia (PMI) berinisial SU (34).
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BINTAN, SURYAKEPRI.COM -Satres Narkoba Polres Bintan menangkap seorang Pekerja Imigran Indonesia (PMI) berinisial SU (34).

Pria asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) ditangkap lantaran kedapatan membawa narkotika jenis sabu dan pil ekstasi dari Malaysia.

Ia masuk ke Bintan melalui Pelabuhan Gentong, Pasar Baru, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara.

.Baca : 5 Orang TKI Ilegal Positif Covid-19 di Bintan Jalani Isolasi di Hotel Kunang-Kunang

.Baca : Polres Bintan Lacak Tekong yang Akan Berangkatkan TKI ke Malaysia

Tersangka membawa sabu dan pil ekstasi dari Malaysia ke Indonesia melalui pelabuhan ilegal di Tanjunguban.

“Kita amankan tersangka, Sabtu (26/6) lalu.Tersangka ditangkap selepas sampai di Pelabuhan Gentong, Tanjunguban atau pelabuhan tikus alias ilegal,”ucapnya, Minggu (11/7/2021).

Bambang mengatakan tersangka diamankan ketika sedang berjalan kaki di sekitaran Tanah Kuning,Tanjunguban dengan gerak gerik yang mencurigakan.

Pihak kepolisian langsung mendekatinya dan melakukan penggeledahan seluruh badan.

Dari tangan pelaku, diamankan dua kilogram (Kg) sabu dan 49 butir pil ekstasi.

“Jadi pria tersebut memiliki sabu yang dililitkan di kedua paha dengan cara dilakban.Sedangkan pil ekstasi disimpan di celana dalam,”katanya.

Lanjutnya, dengan barang bukti itu pihak kepolisian langsung membawa tersangka ke Mapolres Bintan.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui hanya disuruh membawa sabu dan pil ekstasi tersebut oleh saudara berinisial JO yang merupakan WNI.

“Jo ini sedang berdomisili di Malaysia dan juga sama-sama berasal dari Lombok.Narkotika tersebut akan diserahkan ke saudara, G yang saat ini sedang berada di Lombok,” tuturnya.

tersangka dijanjikan oleh JO akan diberi uang sebesar Rp 9 juta, ditambah biaya operasional dan lainya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.