Jadon Sancho Minta Maaf, Emosinya Campur Aduk, Tetapi Menulis soal Kebencian di Instagram

Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Menyusul kekalahan tersebut, Sancho dan rekan setimnya, Marcus Rashford dan Bukayo Saka – yang juga gagal mengeksekusi penalti – menjadi sasaran pelecehan rasis di media sosial.

Pelecehan itu dikutuk secara luas, dimana pendukung dan pemain Inggris mendukung trio tersebut, dan Sancho berterima kasih kepada penggemar atas pesan positif mereka.

“Saya tidak akan berpura-pura tidak melihat pelecehan rasial yang saya dan saudara-saudara saya, Marcus dan Bukayo, terima setelah pertandingan, tetapi sayangnya itu bukan hal baru,” tambahnya.

“Sebagai masyarakat kita perlu berbuat lebih baik, dan meminta pertanggungjawaban orang-orang ini.”

“Kebencian tidak akan pernah menang. Untuk semua anak muda yang telah menerima pelecehan serupa, tegakkan kepala dan terus kejar mimpi. Saya bangga dengan tim Inggris ini dan bagaimana kami telah menyatukan seluruh bangsa dalam 18 bulan yang sulit bagi banyak orang.”

“Seperti halnya kami ingin memenangkan turnamen, kami akan membangun dan belajar dari pengalaman ini ke depan.”

“Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk semua pesan positif, cinta, dan dukungan yang jauh lebih besar daripada yang negatif. Merupakan suatu kehormatan karena selalu mewakili Inggris dan mengenakan seragam Three Lions, dan saya yakin kami akan kembali lebih kuat! Stay safe & see you soon.”

Penulis: Eddy Mesakh | Sumber: Standard

JADON SANCHO, INGGRIS, GARETH SOUTHGATE, ITALIA, INGGRIS, SANCHO GAGAL PENALTI, SERANGAN RASIS 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.