Dialog Soal Tes Antigen Berbayar di Posko Penyekatan Tanjungpinang-Bintan, Ini Hasilnya

Editor : Sudianto Pane

Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Selain itu, ia juga mengeluhkan tidak adanya sosialisasi yang dilakukan oleh pemerintah terlebih dahulu kepada masyarakat sebelum kebijakan tersebut dijalankan.

Menurutnya, bukan tidak mungkin jika nantinya para pelaku yang termasuk dalam sektor esensial dan kritikal juga akan diminta untuk menjalani tes swab antigen tersebut.

“Tidak ada sosialisasi sebelum kebijakan berlaku. Para petugas Pos Penyekatan juga tidak menanyakan ke warga, apakah warga termasuk orang/pelaku profesi yang termasuk sektor kritikal atau esensial yang notabene tidak wajib antigen.

Seharusnya harus ada sosialisasi ke masyarakat terlebih dahulu, jadi mereka dapat lebih paham sebelum kebijakan tersebut dijalankan,” tutupnya.

Bukan Tanggung Jawab Dinkes Tanjungpinang

Selama pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat atau PPKM Darurat di Tanjungpinang, mobilitas masyarakat di perbatasan Tanjungpinang -Bintan dibatasi dengan penyekatan.

Bagi masyarakat yang datang dari arah Bintan, untuk masuk ke Tanjungpinang wajib membekali dirinya dengan persyaratan yang telah diatur dalam Surat Edaran Wali Kota Tanjungpinang.

Untuk yang tidak memiliki surat keterangan rapid tes antigen, akan difasilitasi di pos penyekatan oleh petugas kesehatan Kimia Farma.

Namun sayangnya, rapid tes antigen tersebut tidak gratis. Masyarakat harus membayar biaya tersebut seharga Rp 150 ribu.

.Baca : Jumlah Penumpang di Bandara Hang Nadim Batam Terjun Bebas Setelah Berlaku PPKM Darurat

Hal ini dibenarkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Nugraheni, saat dikonfirmasi Tribun Batam, Kamis (15/7/2021).

“Ya sudah ada petugasnya di tiap titik perbatasan. Kita tugaskan dari pihak Kimia Farma dan itu berbayar. Masyarakat sendiri yang menanggung biayanya,” ucapnya.

Nugraheni menyampaikan, pelaksanaan rapid test antigen di titik-titik penyekatan bukanlah tanggung jawab dari pihaknya, Dinkes Tanjungpinang.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.