Tunggakan Biaya Hotel Isoman di Jakarta Mencapai Rp 196 Miliar

Editor: Redaksi

Ilustrasi Hotel Isolasi Mandiri (Isoman)/ Foto: Getty Images/iStockphoto
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

JAKARTA, SURYAKEPRI.COM – Fakta mengejutkan diungkap oleh pengusaha hotel. Ternyata, pemerintah masih menunggak pembayaran biaya hotel untuk isolasi mandiri pasien COVID-19.

Hotel-hotel ini digunakan untuk isolasi mandiri atas permintaan BNPB yang menjadi Satgas Penanganan COVID-19. Ketua Perhimpunan Hotel dan restoran (PHRI) Hariyadi Sukamdani mengatakan ada Rp 196 miliar tunggakan biaya hotel yang digunakan untuk isolasi mandiri.

Baca juga: Olimpiade Tokyo 2020 Tanpa Penonton, Pengusaha Jepang Enggan Jadi Sponsor

Totalnya, ada 21 hotel yang belum mendapatkan bayaran untuk isoman di Jakarta. Dia mengatakan saat ini pembayaran tunggakan biaya hotel masih menunggu persetujuan dari Ditjen Anggaran Kementerian Keuangan.

“Sampai saat ini belum dibayar, masih berproses ada sekitar Rp 196 miliar untuk isoman yang sedang berproses, untuk 21 hotel di Jakarta. Ini proses pembayaran menunggu approval Ditjen Anggaran di Kementerian Keuangan, ini nanti harusnya masuknya dari BNPB, karena awalnya order dari sana,” ungkap Hariyadi dalam konferensi pers virtual Apindo-Kadin, Rabu (21/7/2021).

Baca juga: Mencekam di Terowongan Kereta Bawah Tanah, Penumpang Terjebak Pusaran Air Banjir

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Apindo ini mengatakan pemerintah pusat harus memperbaiki sistem pembayaran jasa isoman bila masih ingin bekerja sama dengan pengusaha hotel.

Dia mencontohkan justru pemerintah daerah memiliki mekanisme pembayaran yang lebih baik dalam menyewa hotel sebagai tempat isoman pasien COVID-19. Misalnya, Pemprov Jawa Barat yang membayar jasa isoman 50% di muka, kemudian dua minggu sekali dilunasi.

Baca juga: Jalani Isoman Selama Sepekan, Gibran Rakabuming Raka Sembuh dari Covid-19

“Kalau pemerintah mau bekerja sama lagi, kami minta pola pembayarannya itu yang baik ya. Beberapa daerah seperti di Bandung untuk isoman, dibayarnya oleh Pemprov, jadi dibayar 50% dulu kalau saya tidak salah. Kemudian, pembayarannya dua minggu sekali, jadi yang di daerah sudah lebih baik,” kata Hariyadi.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.