Covid-19 Bunuh Karapiru Awá Guajá, Penduduk Asli Amazon yang Pernah Lolos dari Pembantaian

Karapiru merupakan satu di antara suku Awá pemburu-pengumpul terakhir, selamat dari pembantaian dan hidup sendirian di hutan selama satu dekade

Karapiru menghabiskan 10 tahun sendirian di hutan setelah pembantaian yang menewaskan sebagian besar keluarganya. Akhirnya dia bertemu kembali dengan putranya, Xiramuku, dan mereka kembali ke komunitas Awá. (Foto: Fiona Watson/Survival International via Guardian)
Karapiru menghabiskan 10 tahun sendirian di hutan setelah pembantaian yang menewaskan sebagian besar keluarganya. Akhirnya dia bertemu kembali dengan putranya, Xiramuku, dan mereka kembali ke komunitas Awá. (Foto: Fiona Watson/Survival International via Guardian)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Karapiru Awá Guajá, penduduk asli Amazon, meninggal dunia akibat Covid-19. Karapiru meninggal dunia pada 16 Juli 2021 di sebuah rumah sakit di negara bagian Maranhão, Amazon.

Padahal dia telah divaksinasi sepenuhnya. Dia mengalami gejala penyakit parah saat berada di Desa Tiracambu, tempat ia tinggal selama beberapa tahun terakhir. Dia dievakuasi ke kota Santa Inés di mana dia menghembuskan nafas terakhirnya.

Karapiru, yang dalam bahasa Awa berarti “elang”, meninggal di bangsal isolasi, jauh dari orang yang dicintainya dan rakyatnya, membawa gema penderitaan dan kesepian yang menandai hidupnya dan kisah hidupnya yang luar biasa untuk bertahan hidup.

Karapiru merupakan satu di antara suku Awá pemburu-pengumpul terakhir, selamat dari pembantaian dan hidup sendirian di hutan selama satu dekade, menginspirasi orang lain dengan ketahanan dan ‘kehangatannya yang luar biasa’

BACA JUGA:

Dia selamat dari pembantaian yang menewaskan sebagian besar keluarganya di Amazon Brasil dan hidup selama 10 tahun sendirian di hutan, tetapi Karapiru Awá Guajá tidak mampu lolos dari pandemi Covid-19.

Kini diperkirakan hanya tersisa 300 orang suku Awá. Mereka disebut sebagai “suku paling terancam di bumi”.

Pada 1970-an, Karapiru kehilangan hampir semua orang yang dikenalnya dalam serangan genosida terhadap sukunya oleh para pemukim.

Istri, anak perempuan, saudara kandung, dan anggota keluarga lainnya terbunuh, dan dia ditembak dari belakang.

Namun ketangguhannya menjadi sumber inspirasi bagi para aktivis yang bekerja untuk melindungi masyarakat adat dan masyarakat terpencil.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.