Pemerintah Akan Gelar Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke-76 Secara Terbatas di Istana

Editor : Sudianto Pane

Upacara memperingati HUT Republik Indonesia tahun ini digelar terbatas berkenaan dengan pandemi virus corona yang belum usai (Rusman - Biro Setpres)
Upacara memperingati HUT Republik Indonesia tahun ini digelar terbatas berkenaan dengan pandemi virus corona yang belum usai (Rusman - Biro Setpres)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Pemerintah akan menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-76 RI pada 17 Agustus mendatang secara terbatas di Istana Negara.

Pelaksanaan akan dilakukan dengan jumlah peserta yang dibatasi serta diiringi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Tahun ini tentu kita berharap sudah bisa luring (luar jaringan), ternyata pandemi masih berlanjut, sehingga pemerintah masih menjalankan upacara digelar secara minimalis juga, sesuai protokol kesehatan yang ketat, dan masyarakat berpatisipasi secara daring,” kata Mensesneg Pratikno, Jumat (30/7).

.Baca : WHO: Covid-19 Varian Delta Tidak Lebih Mematikan dari Strain Lain

.Baca : Sebaran Varian Delta Covid-19 Hampir Merata di Seluruh Indonesia

Pratikno mengatakan nantinya pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) akan tetap disiapkan dengan formasi lengkap, yakni 17-8-45. Tentu diiringi dengan penerapan protokol kesehatan.

“Tetap kita jalankan dengan protokol kesehatan yang ketat, dengan jarak antar anggota pasukan yang diperlebar, demikian juga yang dengan TNI-Polri dan lain-lain,” ucapnya

Pratikno mengatakan, masyarakat nantinya bisa ikut menyemarakkan upacara itu secara virtual melalui Rumah Digital Indonesia.

“Areanya digital, semangatnya, kemeriahannya tetap sama, ruangnya beda, rasa syukurnya, daya juangnya yang kita serap dari perjuangan kemerdekaan semangat untuk mengisi kemerdekaan tetap sama,” ujarnya.

Diketahui, akibat pandemi Covid-19, upacara kemerdekaan secara terbatas juga digelar pada 17 Agustus tahun lalu. Dalam upacara saat itu, Presiden Joko Widodo mengenakan pakaian adat Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT).

.Baca : Ini Ramalan Terbaru WHO Tentang Kapan Berakhirnya Covid-19

Selain Jokowi, pejabat lain yang hadir saat itu adalah Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Kapolri Jenderal Idham Azis, Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Menteri Agama Fachrul Razi sebagai pembaca doa, dan Ketua MPR Bambang Soesatyo sebagai pembaca naskah proklamasi.(*)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.