Putaran Bumi Melambat, Terjadi Lonjakan Oksigen

Editor: Redaksi

Bumi/ Foto: NASA via Getty Images
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Putaran Bumi yang melambat menyimpan cerita bagaimana planet ini menjadi kaya oksigen. Saat rotasi Bumi melambat, mikroba bermandikan sinar Matahari lebih lama yang meningkatkan pelepasan oksigen mereka ke atmosfer.

Setiap napas yang kalian hirup, adalah mungkin karena miliaran tahun lalu, lapisan padat cyanobacteria (saat kehidupan awal di Bumi) mulai menghasilkan oksigen sebagai produk sampingan dari fotosintesis.

Tetapi para ilmuwan masih belum tahu pasti apa yang memicu dua peristiwa oksigenasi transformatif yang mengubah Bumi dari planet rendah oksigen menjadi kaya oksigen, di mana organisme kompleks dapat berevolusi dan berdiversifikasi.

Baca juga: Kepri Perpanjang PPKM, Ini Aturan Perjalanan di Dalam Negeri dan Internasional

Kini, seperti dikutip dari Live Science, para peneliti telah mengidentifikasi faktor penting yang dapat mendorong pelepasan oksigen yang dihasilkan mikroba: perlambatan rotasi Bumi yang dimulai sekitar 2,4 miliar tahun yang lalu.

Saat baru lahir, Bumi berputar lebih cepat saat itu. Bayangkan, Bumi menyelesaikan satu putarannya hanya dalam beberapa jam. Namun secara bertahap, putarannya melambat selama ratusan juta tahun.

Menurut studi terbaru, setelah panjang hari mencapai ambang batas tertentu, bentangan sinar Matahari yang lebih lama kemungkinan telah menyebabkan lebih banyak molekul oksigen untuk melompat dari area konsentrasi tinggi (di lapisan padat cyanobacteria) ke area dengan konsentrasi lebih rendah (atmosfer).

Baca juga: Bernilai Rp 2 T, Akhir Pekan Ini Jack Grealish Ganti Seragam, Jadi Pemain Manchester City

Para ilmuwan baru-baru ini menemukan petunjuk tentang hubungan ini di lubang pembuangan di dasar Danau Huron. Berbatasan dengan Michigan di Amerika Serikat dan Ontario di Kanada, Danau Huron adalah salah satu danau air tawar terbesar di dunia.

Middle Island Sinkhole pada danau tersebut berukuran diameter 91 meter dan terletak sekitar 24 meter di bawah permukaan. Di sana, air yang kaya belerang memelihara mikroba berwarna-warni yang tumbuh subur di lingkungan rendah oksigen, seperti bentuk bakteri paling awal di Bumi.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.