Kapan Awal Muharam 1443 H? Ini Tanggalnya Disertai Penjelasan Lengkap BMKG

Foto hilal. Pengamatan awal bulan Hijriah ini sangat penting bagi umat Islam dalam penentuan awal tahun baru Hijriah, awal bulan Ramadan, hari raya Idul Fitri, dan hari raya Idul Adha. (Foto: BMKG)
Foto hilal. Pengamatan awal bulan Hijriah ini sangat penting bagi umat Islam dalam penentuan awal tahun baru Hijriah, awal bulan Ramadan, hari raya Idul Fitri, dan hari raya Idul Adha. (Foto: BMKG)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Kapan tanggal 1 Muharam 1443 H? Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis penjelasan lengkapnya di situs resmi lembaga tersebut, sebagaimana dikutip Suryakepri.com, Jumat (6/8/2021) dinihari WIB.

BMKG menyatakan bahwa hilal terjadi saat matahari terbenam tanggal 8 dan 9 Agustus 2021 – penentu awal bulan Muharam 1443 H.

Dalam penjelasannya, BMKG memaparkan bahwa keteraturan peredaran Bulan dalam mengelilingi Bumi, dan Bumi dengan Bulan dalam mengelilingi Matahari, memungkinkan manusia untuk mengetahui penentuan waktu.

Salah satu penentuan waktu adalah penentuan awal bulan Hijriah yang didasarkan pada peredaran Bulan mengelilingi Bumi.

Pengamatan awal bulan Hijriah ini sangat penting bagi umat Islam dalam penentuan awal tahun baru Hijriah, awal bulan Ramadan, hari raya Idul Fitri, dan hari raya Idul Adha.

BACA JUGA:

“BMKG sebagai institusi pemerintah, salah satu tupoksinya adalah memberikan pelayanan data tanda waktu dalam penentuan awal bulan Hijriah. Untuk itu, BMKG menyampaikan informasi Hilal saat Matahari terbenam, pada hari Ahad dan Senin, tanggal 8 dan 9 Agustus 2021 M sebagai penentu awal bulan Muharam 1443 H,” tulis lembaga pemantau cuaca tersebut.

Dijelaskan bahwa konjungsi geosentrik atau konjungsi atau ijtima’ adalah peristiwa ketika bujur ekliptika Bulan sama dengan bujur ekliptika Matahari dengan pengamat diandaikan berada di pusat Bumi.

Peristiwa ini akan kembali terjadi pada hari Ahad, 8 Agustus 2021 M, pukul13.50.03 UT atau pukul 20.50.03 WIB atau pukul 21.50.3 WITA atau pukul 22.50.03 WIT, yaitu saat nilai bujur ekliptika Matahari dan Bulan tepat sama 136,24o.

Periode sinodis Bulan terhitung sejak konjungsi sebelumnya hingga konjungsi yang akan datang ini adalah 29 hari 12 jam 34 menit.

Waktu terbenam Matahari dinyatakan ketika bagian atas piringan Matahari tepat di horizon teramati.

Di wilayah Indonesia pada tanggal 8 Agustus 2021, waktu Matahari terbenam paling awal adalah pukul 17.37.43 WIT di Merauke, Papua dan waktu Matahari terbenam paling akhir adalah pukul 18.54.36 WIB di Sabang, Aceh.

Dengan memerhatikan waktu konjungsi dan Matahari terbenam, dapat dikatakan konjungsi terjadi setelah Matahari terbenam tanggal 8 Agustus 2021 di seluruh wilayah Indonesia.

Berdasarkan hal-hal di atas, secara astronomis pelaksanaan rukyat Hilal penentu awal bulan Muharam 1443 H bagi yang menerapkan rukyat dalam penentuannya adalah setelah Matahari terbenam tanggal 9 Agustus 2021.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.